Big-bos AN Miliki 8 Unit Alat Berat Buat Tambang Ilegal ,Kapolda Riau Di Tantang Untuk Menangkap !

oleh -9 Dilihat
oleh

LensaKita.co.id — Meskipun pemberitaan media mengenai aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) masih berlangsung secara masif wilayah Muara Langsat,. Kecematan Sentajo raya. Kabupaten kuantan Singingi. Riau, Jumat (06/11/26).

Namun hal tersebut tampaknya belum cukup untuk membuat para pelaku jera dan takut akan di tindak oleh aparat penegak hukum, Seakan akan para pengusaha tambang ilegal kebal hukum, khususnya pengusaha alat berat dan juga diduga pemodal tambang emas ilegal tersebut berinisial AN yang di duga juga mempunyai 8 unit alat berat yang digunakan untuk kegiatan aktivitas seperti mengupas lahannya dan untuk Dompengnya.

Dari pantauan awak media di kuantan Singingi, Tidak adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum (APH) seakan akan polres Kuansing hanya melakukan pembiaran kepada para mafia tambang tersebut.

Ini menjadi alasan utama mengapa praktik ini terus berlangsung. Apakah memperlihatkan lemahnya hukum dimata pengusaha tambang AN, atau benar dugaan isu yang berkembang bahwa adanya kordinasi bulanan kepada oknum oknum polisi agar pekerjaan mereka lancar.

Aktivitas tambang emas Ilegal (PETI) tanpa izin yang tak terbendung diwilayah. yang seharusnya dijaga bersama sama, sebelum kerusakan lingkungan yang kian parah. “Demi sebuah keuntungan pribadi dan memperkaya diri oknum AN mengabaikan himbauan pihak kepolisian dengan spanduk berbunyi ” Dilarang keras melakukan aktivitas Peti, karena bukan saja merusak lingkungan, tapi juga merusak sumber mata air yang sudah terkandung Mercuri” .

Ini menjadi sorotan tajam awak media dan oleh salah seorang warga lokal yang berinisial Brow ( nama samaran ) dengan lantang menyorakkan alam mulai rusak di kunsiang kepada media ini.

Hal tersebut senada dengan narasumber yang tidak asing lagi, orang ini termasuk kepercayaan AN, saat duduk santai di sebuah warung kopi di kota Teluk kuantan propinsi Riau.

Dalam penyampaiannya , AN Diduga semuanya sudah aman terkendali, ada yang menerima perbulan sesuai tanggalnya, ada yang akan masuk mode sms bangking ke rekening masing-masing.

Melalui oknum keparcayaan AN  ini ada juga yang mengeluh karena tidak ada pembagian rata,” saat berbincang-bincang disalah satu warung di Kota Teluk kuantan.

Sebenarnya, AN mempunyai Admin untuk mencatat pengeluaran setiap orang yang di duga akan di kirimkan setiap bulannya dan sesuai tanggalnya,agar semua pekerjaan tambang emas ilegalnya lancar dan tidak terganggun oleh siapa pun di kabupaten kuantan Singingi ini” tutupnya sambil tersenyum tipis.**

 

 

 

Penulis : (Ridho)