LensaKita.co.id — Praktik penimbunan dan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi secara ilegal atau yang disebut “mafia BBM subsidi”diduga marak di wilayah Sumatra barat kabupaten Pesisir Selatan, tepatnya di SPBU simpang lagan jalan lintas air haji Kecematan linggo sari baganti Sabtu (11/06/2026).
Kondisi ini memicu desakan masyarakat agar aparat kepolisian segera turun tangan melakukan tindakan.
Salah satu masyarakat air haji berinisial JI kepada media melalui WhatsApp pribadinya sekira pukul 08:08 Wib Mengatakan, Modus yang digunakan di setiap daerah berkedok nelayan dan barcode milik orang lain, baik menggunakan Jerigen maupun tangki modifikasi dan juga memakai mobil lalu di pindahkan ke jeregen yang di angkut secara berulang ulang .
Seperti halnya yang terjadi di SPBU simpang lagan Kecematan linggo sari baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, praktik mafia BBM Subsidi menggunakan mobil dengan tangki modifikasi dan di angkut lalu disalin ke jeregen secara berulang ulang.sebab mafia ini beraksi dari dini hari.

“Mobil mafia ini diduga menggunakan barcode lebih dari satu dengan pengisian mencapai 200 liter setiap barcode,” katanya.
Sementara di SPBU simpang lagan, Kabupaten pesisir selatan juga terjadi praktik mafia BBM dengan bermodalkan surat rekomendasi dari wali nagari tempatan dan barcode berbeda beda.
Kejadian pelansir BBM jenis Pertalite dan solar ini menggunakan Jerigen,mobil langsir dan mobil modifikasi dengan modal surat rekomendasi wali nagari tempatan dan Dinas Perikanan.
Pelansir ini memiliki lebih dari satu surat rekomendasi dan mengisi puluhan Jerigen yang dimuat menggunakan mobil pickup.
Untuk pelansir BBM jenis Solar menggunakan mobil modifikasi dengan modal barcode. Terpantau juga yang lainnya menggunakan Jerigen yang diangkut menggunakan motor.
Namun, tindakan nyata dari aparat penegak hukum kabupaten pesisir selatan belum berhasil memberantas praktik Mafia BBM ini.
Dengan adanya praktik ini, masyarakat umum yang menggunakan BBM subsidi justru kesulitan mendapat porsi BBM saat hendak mengisi kendaraan.
Selanjutnya, awak media LensaKita.co.id dan Kabarpolisi.com mencoba konfirmasi Kapolres pesisir selatan AKBP Derry indra Sik “Ok, Nanti Kasat reskrim akan konfirmasi. Telah sekian lama menunggu awak media mencoba bertanya kembali ke Kapolres pesisir selatan namun hanya menjawab nantik di konfirmasi kasat reskrim.
Namun sampai hari ini Jumat 12/06/2026 belum ada komentar atau konfirmasi dari kasat Reskrim kepada media, seperti apa yang di sampaikan Kapolres pesisir selatan dan diduga kasat Reskrim tidak merespon apa yang disampaikan awak media dan Kapolres pesisir selatan.**
