*Benny Cahyadi dan Harapan Baru untuk Polres Sukabumi*

oleh -60 Dilihat
oleh

LensaKita.co.id — Penunjukan AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H. sebagai Kapolres Sukabumi membawa harapan baru bagi penguatan keamanan sekaligus pelayanan publik di wilayah Kabupaten Sukabumi, Propinsi Jawa Barat.

Benny menggantikan AKBP Samian yang mendapat penugasan baru sebagai Wakapolres Metro Depok. Sebelum dipercaya memimpin Polres Sukabumi, Benny memiliki pengalaman panjang di bidang reserse, antara lain sebagai Kasat Reskrim Polres Cianjur, Kasat Reskrim Polres Bogor, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, hingga Penyidik Madya Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Direktur Eksekutif
Center for Research and Social Analysis ( CRSA ) sekaligus aktivis 98, Rahadian Yuliusman, menyambut positif kehadiran Benny sebagai Kapolres Sukabumi.

Menurut Rahadian, pengalaman Benny di bidang reserse merupakan modal penting. Namun, keberhasilan seorang Kapolres tidak cukup hanya diukur dari kemampuan mengungkap tindak pidana.

“Saya menyambut baik kehadiran AKBP Benny Cahyadi sebagai Kapolres Sukabumi, Rekam jejaknya di bidang reserse menjadi modal kuat.

Tetapi tantangan Kapolres hari ini jauh lebih besar, bagaimana penegakan hukum berjalan tegas, sekaligus membangun kepercayaan masyarakat,” ujar Rahadian.

*Polri Harus Hadir di Tengah Masyarakat*

Rahadian mengatakan, Sukabumi memiliki karakter wilayah yang kompleks, mulai dari kawasan pesisir, pegunungan, permukiman hingga kawasan wisata. Kondisi tersebut membutuhkan kepemimpinan kepolisian yang mampu membaca persoalan keamanan secara komprehensif.

Karena itu, ia berharap Benny tidak hanya fokus pada penindakan setelah kejahatan terjadi, tetapi memperkuat pendekatan preventif dan membangun komunikasi dengan masyarakat.

“Kapolres harus hadir bukan hanya ketika ada kasus. Polisi harus hadir sebelum masalah membesar. Deteksi dini, komunikasi sosial dan kedekatan dengan masyarakat harus menjadi kekuatan utama,” katanya.

Bagi Rahadian, ukuran keberhasilan kepolisian bukan semata-mata banyaknya kasus yang diungkap. Yang tidak kalah penting adalah seberapa jauh masyarakat merasa aman, terlindungi dan mendapatkan pelayanan yang adil.

*Tegas kepada Kejahatan, Humanis kepada Rakyat*

Sebagai aktivis 98, Rahadian menilai reformasi kepolisian harus terus dijaga. Profesionalisme, supremasi hukum, transparansi dan penghormatan terhadap hak masyarakat merupakan bagian penting dari mandat reformasi.

Ia berharap Benny mampu menerjemahkan semangat tersebut di tingkat kewilayahan.

“Polisi harus tegas kepada kejahatan, tetapi humanis kepada rakyat. Jangan sampai ketegasan dalam penegakan hukum kehilangan sentuhan kemanusiaan. Sebaliknya, pendekatan humanis juga tidak boleh dimaknai sebagai kelemahan dalam menghadapi pelaku kejahatan,” ujar Rahadian.

Menurutnya, keseimbangan antara ketegasan dan humanisme justru menjadi wajah Polri yang dibutuhkan masyarakat saat ini.

*Jangan Ada Jarak dengan Kritik*

Rahadian juga berharap Benny membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, pemuda, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, akademisi dan kelompok kritis.

Ia mengingatkan, kritik masyarakat seharusnya tidak dipandang sebagai ancaman terhadap institusi.

“Polisi yang kuat bukan polisi yang takut dikritik. Justru institusi yang kuat adalah institusi yang mampu mendengar kritik, mengevaluasi diri dan memperbaiki pelayanan,” tegasnya.

Menurut Rahadian, ruang dialog yang terbuka akan membantu Polres Sukabumi memperoleh informasi langsung mengenai persoalan keamanan yang berkembang di tengah masyarakat.

*Berantas Premanisme dan Kejahatan yang Meresahkan*

Salah satu harapan yang juga disampaikan Rahadian adalah agar kepemimpinan Benny memberikan perhatian terhadap berbagai bentuk kejahatan yang langsung dirasakan masyarakat, termasuk premanisme, narkotika, pencurian, kekerasan, kejahatan jalanan, perjudian serta kejahatan berbasis digital.

“Namun, penindakan harus dilakukan berdasarkan hukum dan tidak boleh tebang pilih,” tutup Rahadian yang juga Wakil Ketua NU Ranting Istimewa Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi.***

 

 

Editor : Ari