1.944 Lulusan UPNVJ Diwisuda, Sayed Junaidi: Selain Bawa Ijazah, Bawa Nama Baik Almamater

oleh -23 Dilihat
oleh

LensaKita.co.id — Sebanyak 1.944 wisudawan Program Diploma, Sarjana, Profesi, dan Magister Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) resmi menyelesaikan perjalanan akademiknya dalam Wisuda ke-77 yang digelar di Balai Sidang Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (12/9/2026).

Di balik seremoni wisuda tersebut, ada pesan penting dari Ketua Umum Ikatan Alumni UPN “Veteran” Jakarta (IKA UPNVJ) Sayed Junaidi Rizaldi, M.Si, para lulusan jangan berhenti pada pencapaian akademik.

Memasuki dunia kerja, mereka dituntut mampu membuktikan kompetensi, berprestasi, serta menjaga nama baik almamater.

“Harapan saya, para wisudawan juga dapat bersinar di dunia kerja sesuai profesinya dan membawa nama baik almamater,” ujar Sayed Junaidi.

Wisuda ke-77 juga menjadi momentum memperkuat hubungan antara kampus dan alumni.

Dalam acara tersebut, Sayed Junaidi turut hadir bersama pengurus Alumni seperti M.Syahreza, Muhammah Tohirrudin dan Sahlan Hidayat, dan secara simbolis menyaksikan pembagian Kartu Anggota Alumni kepada perwakilan wisudawan.

Kartu berbentuk TapCash itu selanjutnya akan dicetak untuk dibagikan kepada seluruh alumni UPNVJ.

Menurut Sayed Junaidi, program tersebut tidak berhenti pada pemberian kartu identitas alumni. IKA UPNVJ tengah mendorong terbentuknya pendataan alumni yang lebih terstruktur sekaligus memperkuat jaringan antarlulusan.

“Kartu anggota alumni ini selanjutnya akan dicetak untuk dibagikan kepada seluruh alumni UPN Veteran Jakarta dalam rangka pendataan dan penguatan jaringan alumni,” katanya.

Ia mengatakan, fungsi kartu tersebut ke depan akan terus diupayakan agar memberikan manfaat yang sesuai dengan kebutuhan alumni.

“Kegunaan kartu alumni kita upayakan sesuai dengan kebutuhan yang ada,” ujar Sayed.

Bagi IKA UPNVJ, keberadaan database alumni menjadi penting karena para lulusan tersebar di berbagai daerah dan bidang profesi.

Pendataan yang baik diharapkan dapat memudahkan komunikasi sekaligus membuka ruang kolaborasi di antara alumni.

Jaringan tersebut dapat menjadi modal sosial untuk saling mendukung, berbagi informasi, membuka peluang kerja sama, hingga memberikan kontribusi bagi almamater dan masyarakat.

Karena itu, Sayed Junaidi mengingatkan bahwa hubungan seorang mahasiswa dengan kampus tidak berakhir ketika prosesi wisuda selesai.

Justru setelah menyandang status alumni, tanggung jawab untuk menjaga reputasi almamater semakin besar.

Wisuda ke-77 menjadi titik peralihan bagi 1.944 lulusan UPNVJ. Dari ruang akademik, mereka kini memasuki dunia yang menuntut kemampuan untuk bekerja, beradaptasi dan menghasilkan karya nyata.

Bagi Sayed Junaidi, gelar akademik harus dibuktikan melalui kiprah nyata.

Para alumni diharapkan mampu menjadi profesional yang berintegritas di bidang masing-masing, sekaligus membawa nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UPNVJ.

Pesannya sederhana: jangan hanya membawa ijazah ketika meninggalkan kampus, tetapi juga bawa nama baik almamater.

Sebab, setiap keberhasilan alumni akan menjadi kebanggaan kampus. Sebaliknya, setiap perilaku dan tindakan alumni juga dapat ikut memengaruhi citra almamater yang mereka bawa.

“Semoga para wisudawan dapat bersinar sesuai profesinya dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan tentunya membawa nama baik UPN Veteran Jakarta,” kata Sayed Junaidi.

Wisuda ke-77 pun bukan sekadar seremoni pelepasan. Dari JICC Senayan, 1.944 lulusan melangkah menuju dunia baru—dengan ijazah di tangan, kompetensi sebagai bekal, dan nama almamater yang ikut mereka bawa.**