Kepsek SDN 01 Pekanbaru Diduga Tukang Fitnah dan Arogan,Disdik Harus Evaluasi Jabatannya

oleh -20 Dilihat
oleh
Oplus_131072

LensaKita.co.id, —- Yulisman alias Eman Melayu mengirimkan surat somasi pada Kepsek SDN 01 Pekanbaru Salmah melalui kuasa hukumnya Ibnu Abid Farazdaq SH, Somasi itu dilayangkan karena adanya pernyataan Salmah selaku kepsek yang telah mencemarkan nama baiknya. Apalagi tuduhan tersebut tanpa dasar dan alasan.

Selain itu klien kami Yulisman juga merasa tidak pernah kenal dengan Salmah dan tak mengetahui duduk persoalan yang dituduhkan.

Somasi ini juga bertujuan memberikan efek jera pada Salmah selaku kepsek serta juga himbauan pada Disdik agar bisa mengevaluasi kinerja dan kredibilitas bawahannya dalam menjalankan tugas,ungkap kuasa hukum muda ini.

“Cukup disayang sebagai seorang guru apalagi Kepala Sekolah,Salmah menyampaikan sebuah tuduhan tak mendasar.Prilaku ini tentu tak pantas dilakukan oleh seorang pendidik, Pada dasarnya seorang pendidik adalah orang yang akan mendidik dan membentuk karakter dari anak didiknya.

Jika kelakuannya saja seperti ini bagaimana lagi karakter anak anak yang akan dibinanya, Bak kata pepatah “Guru Kencing sendiri murid kencing Berlari.Input buruk yang didapat maka akan menghasilkan output yang lebih buruk,”ujar Yulisman di sisi terpisah.

“Sebenarnya saya tak mau memperpanjang persoalan ini, Saya ingin menyelesaikan secara damai tanpa ingin memperpanjang tapi respon ibuk kepsek tak pernah elok.Padahal keinginan cuma minta klarifikasi dan permintaan maaf dari kepala sekolah karena dia memfitnah ke pada ipar saya.

Padahal apa yang dituduhkan tak pernah saya lakukan.Jangankan mau buat berita soal pungli di sekolah tersebut,persoalan saja tak tahu, Saya juga tak pernah kenal apalagi ada persoalan sama ibuk Salmah.Kalau memang ada informasi tentu akan saya konfirmasi sama beliau.”

Yulisman sangat heran, bagaimana seorang kepala sekolah bisa berprilaku tak pantas begitu, Melakukan fitnah tanpa dasar.Merusak nama baiknya dan juga merusak mental keluarganya.

“Namun setelah ditanyakan lewat telepon dan chat tak ada jawaban maka coba untuk mensomasi ibuk Salmah, Bukannya melakukan klarifikasi dan penjelasan,beliau malah bungkam.Apa seperti ini perilaku seorang pendidik dan juga pemimpin guru guru.

“Bukannya salah akan kesalahannya malah seperti orang yang tak bermoral dan bungkam akan permintaan klarifikasi dan juga somasi.Apakah ibuk salmah merasa bahwa ini bukan negara hukum yang bisa berbuat sesuka hati.Kami sebenarnya tak mau memperpanjang persoalan ini andai ada sedikit saja itikad baik dari buk salmah”lanjut Yulisman.

“Kami juga berharap agar Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru bisa lebih selektif dalam menempatkan orang orang yang menjadi wajah pendidikan kota Pekanbaru.

Jika seorang yang arogan dan tak bermoral dijadikan panutan disekolah maka akan merusak pendidikan itu sendiri, Sebab saya juga mendengar bahwa Salma juga begitu diktator dan semua sendiri saat bertugas.

Selanjutnya, Banyak guru guru yang terintimidasi oleh prilaku Salmah, Bahkan saat ini guru guru telah resah akan tingkah polah Ibuk salmah saat jadi kepsek SDN 01 Pekanbaru.**

 

 

Editor : Bambang Arianto