GDNL Season 2 ; Sepak Bola Pemersatu, Penuh Makna dan Sinergi!

oleh -6 Dilihat
oleh

LensaKita co.id -– Grand Final turnamen sepak bola GDNL Season 2 Tahun 2026 resmi ditutup dengan meriah dan penuh kesan positif di Stadion Lokomotif Kenegerian Lipat Kain, Minggu (24/05/2026).

Ribuan penonton memadati tribun menyaksikan ketegangan pertandingan yang mempertemukan PKLS Lipat Kain Selatan melawan Panser Sungai Petai.

Melalui drama adu penalti yang menegangkan, PKLS Lipat Kain Selatan berhasil keluar sebagai juara umum dengan skor 5-3 setelah pertandingan berakhir imbang 0-0 pada waktu normal.

Seluruh elemen masyarakat, adat, pemerintahan, dan pemuda yang hadir secara bersama-sama menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh tim yang telah bertanding dengan sportif, khususnya kepada para pemenang.

Selamat kepada PKLS Lipat Kain Selatan sebagai Juara 1 GDNL Season 2. Perjuangan dan kerja keras kalian layak diacungi jempol. Gelar ini adalah bukti ketangguhan dan kekompakan tim yang luar biasa. Semoga menjadi pemacu semangat untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah.

Selamat juga kepada Panser Sungai Petai yang telah menjadi lawan tangguh dan berhasil meraih posisi sebagai Juara 2. Kalah dalam skor namun menang dalam persaudaraan.

“Semoga kekalahan ini menjadi pelecut semangat untuk kembali bangkit dan tampil lebih gemilang di musim-musim mendatang.

Tidak lupa apresiasi diberikan kepada seluruh tim peserta, para pemain terbaik, top scorer, serta seluruh official yang telah memberikan pertunjukan sepak bola yang menarik dan mendidik bagi generasi muda.

Ketua Panitia, Dody Rasyid Amin SE, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara. Menurutnya, turnamen ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah mempererat tali persaudaraan keluarga besar Kampar-Kuansing.

“Suksesnya acara ini adalah buah dari dedikasi seluruh tim. Kami berharap even ini menjadi ajang silaturahmi dan persahabatan dengan semangat sportivitas yang tinggi,” ujarnya.

Ninik Mamak (Datuk Tanaro), mewakili adat dan Yayasan Kenegerian Lipat Kain, menekankan nilai luhur budaya selaras dengan falsafah “Adat bersendi Syarak, Syarak bersendi Kitabullah”.

“Bertandinglah dengan sportif, menanglah dengan rendah hati, dan kalahlah dengan lapang dada. Itulah jiwa besar orang Lipat Kain,” tegasnya.

Mewakili Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan melalui Dirbinmas Kombes Pol. Eko Budhi Purwono, S.I.K., disampaikan oleh Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Rusyandi Zuhri Siregar S.Sos MH, bahwa Polda Riau memberikan apresiasi tinggi sekaligus pesan penting.

“Jaga kerukunan dan hindari tindakan anarkis. Kami juga mengimbau agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar demi menjaga kualitas udara dan lingkungan kita,” pesannya.

Anggota DPRD Riau, Edi Basri, menyoroti pentingnya olahraga sebagai pemersatu bangsa dan menyerahkan bantuan sebesar Rp 18 juta. “Olahraga menyatukan kita. Mari hindari perpecahan, karena tujuan kita bersama adalah kemajuan masyarakat Riau,” tandasnya.

Camat Kampar Kiri, Sri Nuryani S.ST, menyampaikan kebanggaan atas antusiasme warga yang tertib dan damai.

“GDNL Season 2 ini bukti nyata semangat kebersamaan dan gotong royong masih sangat kuat. Pemerintah Kecamatan sangat mendukung kegiatan positif seperti ini,” ucapnya.

Ketua Forum Pemuda Kenegerian Lipat Kain, Angki Mei Putra SH, mewakili generasi muda, menyatakan bahwa acara ini membuktikan pemuda mampu bersatu.”Kita buktikan bahwa pemuda bisa berkarya dan mengharumkan nama daerah. Forum Pemuda siap bersinergi demi kemajuan bersama,” tegasnya.

Acara yang sarat makna ini juga dimeriahkan dengan program Green Policing (penanaman pohon), pembagian berbagai penghargaan individu dan kelompok, serta hiburan musik.

Acara resmi ditutup dengan doa bersama yang dipandu oleh Ketua MUI Kampar Kiri, mengakhiri GDNL Season 2 2026 dengan catatan sukses, aman, dan meninggalkan kesan mendalam tentang arti persatuan dan kebersamaan.**

 

 

Sumber : Humas Polres Kampar

Editor : Eman Melayu