Satpol PP Kota Bandung Bongkar Lapak PKL di Gatot Subroto, Sudah Tiga Kali Diberi Teguran

oleh -9 Dilihat
oleh

LensaKita.co.id — Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandung melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Rabu (13/5/2026).

Penertiban dilakukan lantaran sejumlah PKL dinilai melanggar aturan dengan mendirikan lapak permanen hingga memakan bahu jalan dan trotoar.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kasat Polisi Pamong Praja Kota Bandung Drs. H. Bambang Sukardi, M.Si bersama jajaran Satpol PP Kota Bandung dan melibatkan aparat kewilayahan Kecamatan Batununggal serta unsur TNI dan Polri.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kasi MP Kecamatan Batununggal Budi Muchatom, ST, Kanit Trantib Kecamatan Batununggal Ahmad Solihin, Lurah Cibangkong Pupuh Rustandi, SH serta Lurah Maleer Een Ratningsih, SE.

Selain itu, Babinsa Maleer Sertu Deni Mulyadi juga ikut melakukan pendampingan selama proses penertiban berlangsung di wilayah Kelurahan Maleer.

Petugas melakukan pembongkaran terhadap lapak-lapak PKL yang dinilai melanggar Peraturan Daerah tentang ketertiban umum dan penggunaan fasilitas publik.

Menurut Babinsa Maleer Sertu Deni Mulyadi, sebelumnya para PKL sudah beberapa kali diberikan imbauan hingga surat teguran oleh pemerintah dan aparat kewilayahan.

“PKL yang permanen dan menghalangi bahu jalan sebelumnya sudah dihimbau memakai surat teguran satu sampai tiga. Namun sebagian tidak mengindahkan sehingga dilakukan pembongkaran oleh Satpol PP,” ujarnya.

Ia mengatakan, unsur TNI bersama aparat gabungan turut mendampingi kegiatan agar proses penertiban berjalan aman dan kondusif.
“Dari Babinsa sendiri kami ikut mendampingi dan situasi berlangsung kondusif,” katanya.

Sementara itu, Kasi MP Kecamatan Batununggal Budi Muchatom, ST mengatakan penertiban dilakukan sebagai bentuk penegakan aturan daerah sekaligus menjaga ketertiban kawasan perkotaan.

Menurutnya, keterlibatan unsur TNI dan Polri dalam kegiatan tersebut bertujuan menjaga keamanan serta mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat dan para pedagang.
“Alhamdulillah situasi aman dan kondusif, tidak ada masalah di lapangan,” ujar Budi.

penertiban berlangsung tanpa bentrokan. Aparat gabungan tetap mengutamakan pendekatan humanis selama kegiatan berlangsung.

Pemerintah kewilayahan berharap penertiban tersebut dapat mengembalikan fungsi trotoar dan bahu jalan agar kembali tertata, bersih dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bandung dalam menegakkan Peraturan Daerah serta menjaga ketertiban dan keindahan Kota Bandung.**

 

 

Penulis : Denny