Pungli Tambang Ilegal Terkait Oknum Polri

oleh -3 Dilihat
oleh
Oplus_131072

LensaKita.co.id — Oknum Bernama Ulul Azmi sekarang jadi sorotan oleh banyak orang,pasal nya berkembang isu bahwa dirinya melakukan pungutan kepada seluruh pengusaha tambang ilegal yang ada di desa Parit baru kecamatan tambang kabupaten Kampar Propinsi Riau,kamis 07/05/2026.

‎Ulul azmi yang dulunya juga pernah menjadi kepala desa Parit baru saat ini merupakan perantara antara pengusaha tambang dengan aparat penegak hukum (APH).

‎Tidak tanggung tanggung Pengumpulan uang tersebut di ambil oleh tim yang sudah di bentuk Ulul Azmi,dan berkisar Rp 50.000 Setiap Mobil yang Muat di desa Parit baru.

‎Salah seorang Tokoh Masyarakat Desa tersebut Kepada Awak media Sabtu 09/05/2026 Mengatakan dengan jelas bahwa dirinya punya catatan berapa mobil yang masuk setiap bulannya dan berapa duit yang di terima oleh ulul Azmi.

‎Ketika Mencoba uang tersebut di pertanyakan,maka selalu Ulul Azmi ini mengelak dan mengatakan bahwa uang tersebut sudah di transfer ke rekening rekening aparat penegak hukum.

‎Dengan Dalil kalau tidak ada setoran maka jangan berharap bisa beraktivitas dengan aman.

‎”Kami Akan mendatangi Pihak penegak hukum,apa benar ada transaksi dari Ulul Azmi ke APH,Jika itu tidak ada berarti akal akalan oknum ini saja untuk mengambil keuntungan dari pengusaha tambang yang mana selain pungutan wajib,juga ada pungutan Rp 1 juta/ Aquari setiap bulannya dan itupun di setor ke Azmi”‘Terangnya

Selanjutnya, awak media mencoba mendatangai ruang kerja kasat Reskrim polres Kampar pada Jumat 08/05/2026 untuk konfirmasi terkait isi yang beredar, namun saat di WhatsApp ke nomor pribadinya menyampaikan langsung laporkan aja ke Kanit Reskrim !

Saat di di tanya Kanit apa ? Kasat Reskrim hanya menyampaikan Kanit Res ! Seakan akan Kasat menghindar dari konfirmasi awak media kabarpolisi.com dan lensakita.co.id

‎Tentu saja ini menjadi perhatian khusus bagi aparat penegak hukum, Kepolisian Baik Dari tingkat Polsek, Polres,Dan Polda.

‎Sekedar Informasi Juga, Ketika awak media mencoba mencari fakta dengan turun ke lapangan, terlihat begitu hancur nya kondisi sungai Kampar di desa Parit baru, Seharusnya masyarakat menjaga ini malah membuat kerusakan yang luar biasa.**

 

 

Editor : Bambang Eriyanto

Reporter : Ari Garang