LensaKita.co.id — Pusat Siber TNI AD (Pussiberad) meminta warga mewaspadai order (pesanan) fiktif yang mengatasnamakan TNI Angkatan Darat.
Dilansir dari keterangan Penpussiberad, Rabu (4/3), disebutkan bahwa akhir-akhir ini marak beredar order palsu atau fiktif yang mengatasnamakan Markas TNI AD.
“Modus yang terjadi saat ini merupakan bentuk Social Engineering (Rekayasa Sosial) berbasis Impersonation yang berujung pada Online Fraud (Penipuan Siber),” tulis keterangan Pussiberad.
Lebih lanjut dikatakan TNI AD tidak pernah melakukan pemesanan tanpa melalui prosedur resmi dan jalur administrasi yang sah.
“Kami mengimbau kepada seluruh pelaku usaha agar melakukan verifikasi langsung ke satuan terkait kemudian tidak mudah percaya pada permintaan mendadak dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi penipuan. Mari bersama waspada dan lindungi usaha Anda dari modus penipuan,” tulis Pussiberad.***
SUMBER : Indonesiadefence.com
Editor : Redaksi
