Ro SDM Polda Bali Gelar Spiritual Detox Bersama Thanks Institute Indonesia

oleh -0 Dilihat
oleh

LensaKita.co.id — Dalam rangka meningkatkan kualitas bulan suci Ramadan 2026, sekaligus memperkuat ketahanan mental dan spiritual personel, Biro SDM Polda Bali bekerja sama dengan Thanks Institute Indonesia menyelenggarakan kegiatan Spiritual Detox: Ramadan Reset, Jumat (27/2/2026) pukul 09.00 WITA hingga selesai.

Kegiatan ini diikuti seluruh PNPP masing-masing Satker jajaran secara daring melalui Zoom

Salah satu tujuannya adalah sebagai bagian dari penguatan mental spiritual Pegawai Negeri pada Polri (PNPP).

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya tuntutan tugas Kepolisian yang membutuhkan kesiapan fisik, kecerdasan intelektual, serta ketangguhan mental dan spiritual. Tekanan pekerjaan, dinamika situasi lapangan, serta tanggung jawab pelayanan publik menuntut personel memiliki keseimbangan batin agar tetap profesional, humanis, dan berintegritas dalam menjalankan tugas.

Narasumber dari Thanks Institute Indonesia, Dr. Ketut Abid Halimi, S.Pd.I., M.Pd., C.Ht, menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum refleksi dan pemurnian jiwa yang sangat relevan bagi anggota Polri.

“Ramadan adalah waktu terbaik untuk melakukan reset spiritual. Kita membersihkan hati dari beban emosi, prasangka, dan kemarahan, lalu menata ulang niat agar setiap tugas bernilai ibadah. Ketika mental dan spiritual kuat, anggota Polri tidak mudah tertekan, lebih sabar, serta mampu melayani masyarakat dengan empati dan ketulusan,” jelasnya.

Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya menjaga kejernihan pikiran, ketenangan hati, dan kesadaran diri dalam menghadapi tekanan pekerjaan. Menurutnya, stres yang tidak dikelola dengan baik dapat memengaruhi kualitas pelayanan, pengambilan keputusan, serta hubungan sosial di lingkungan kerja maupun keluarga. Oleh karena itu, spiritual detox menjadi sarana untuk melepaskan beban psikologis, memperkuat kesabaran, serta menumbuhkan sifat pemaaf dan keikhlasan dalam setiap situasi.

Kepala Biro SDM Polda Bali, Kombes Pol. Dr. Sigit Dany Setiyono, S.H., S.I.K., M.Sc (Eng), menyampaikan bahwa pembinaan mental spiritual merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia Polri.

“Kekuatan mental dan spiritual menjadi penopang utama integritas dan profesionalitas anggota. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun ketahanan batin personel agar mampu mengelola stres, memperkuat keikhlasan, serta menjaga keseimbangan hidup di tengah tuntutan tugas yang kompleks. Ramadan menjadi momentum tepat untuk memperdalam nilai keimanan dan pengabdian,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa anggota yang memiliki ketenangan batin akan lebih bijak dalam bertindak, lebih sabar dalam menghadapi konflik, serta mampu memberikan pelayanan yang humanis dan berkeadilan kepada masyarakat.

Salah satu peserta kegiatan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan perspektif baru dalam memaknai tugas kepolisian.

“Materi yang disampaikan membuka kesadaran saya bahwa menjaga hati tetap bersih dan pikiran tetap tenang sangat penting dalam menjalankan tugas. Di bulan Ramadan ini, saya merasa lebih siap memperbaiki diri dan bekerja dengan niat yang lebih tulus,” ungkapnya.

Melalui Spiritual Detox “Ramadan Reset” ini, Biro SDM Polda Bali berharap seluruh personel mampu menjadikan Ramadan sebagai momentum peningkatan kualitas iman, penguatan mental spiritual, serta pembaruan niat pengabdian. Dengan keseimbangan pikiran, hati, dan tindakan, diharapkan anggota Polri semakin profesional, humanis, dan penuh ketulusan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (*red)

 

Sumber : D.Manurung