LensaKita.co.id — Memasuki hari keempat operasi pencarian dan evakuasi korban bencana tanah longsor di Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara masih terus berjibaku di lokasi bencana, Selasa (27/1/2026).
Dipimpin Kapten Pas Iswahyudi, prajurit Korpasgat bersama unsur TNI-Polri, Basarnas, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat melakukan pencarian terhadap korban yang masih tertimbun material longsor. Proses pencarian dilakukan di tengah medan yang berat, kondisi tanah yang labil, serta cuaca yang tidak menentu.
Tim gabungan mengerahkan peralatan SAR yang tersedia untuk melakukan penyisiran dan penggalian secara bertahap dan teliti di sejumlah titik rawan. Meski keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama, proses pencarian terus dikebut agar korban dapat segera ditemukan.
Hingga hari keempat operasi, sebanyak 44 jenazah korban bencana longsor telah berhasil ditemukan. Dari jumlah tersebut, 20 korban telah teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara itu, korban lainnya masih dalam proses identifikasi oleh tim terkait.

Pencarian terhadap korban yang masih dinyatakan hilang terus dilanjutkan dengan memperluas area pencarian berdasarkan hasil evaluasi kondisi lapangan dan informasi dari warga sekitar.
Selain fokus pada evakuasi korban, prajurit Korpasgat TNI AU juga membantu pengamanan lokasi bencana, pendirian posko, serta memberikan dukungan moril kepada keluarga korban dan warga terdampak yang masih bertahan di pengungsian.
Kehadiran prajurit TNI Angkatan Udara di lokasi bencana diharapkan dapat memberikan rasa aman serta menjadi penguat bagi masyarakat yang terdampak musibah tanah longsor di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.**
Editor : Team Fajar
