KNPI Bandung Barat Resmi Lantik Ketua Baru Periode 2025–2028, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah

oleh -84 Dilihat
oleh

LensaKita.co.id –– Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bandung Barat resmi menggelar pelantikan Ketua dan Pengurus baru periode 2025–2028.

Kegiatan tersebut berlangsung di Komplek Belroom, Gedung Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat, Lantai 4 Gedung B, pada Senin (22/12/2025).

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi kepemudaan di Bandung Barat, sekaligus menandai babak baru kepemimpinan KNPI dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah ke depan.

Acara pelantikan dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, Wakil Bupati H. Asep Ismail, Sekretaris Daerah Adek Zakir, sejumlah Kepala Dinas, Camat se-Kabupaten Bandung Barat, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi kemasyarakatan (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta unsur Organisasi Kepemudaan (OKP) dan jajaran kepolisian.

Dalam sambutannya, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menegaskan bahwa pelantikan KNPI bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi ruang lahirnya gagasan kepemimpinan baru serta pusat konsolidasi lintas organisasi pemuda.

Pemerintah menilai bahwa kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda, akan sangat menentukan arah dan masa depan Bandung Barat.
Pemuda dituntut untuk mampu beradaptasi dengan tantangan zaman, terutama dalam menghadapi perubahan dunia kerja, perkembangan teknologi, serta dinamika sosial yang terus bergerak cepat.

Oleh karena itu, KNPI diharapkan dapat menjadi wadah pemersatu pemuda lintas latar belakang untuk bergerak bersama, berkontribusi aktif, dan mengambil peran strategis dalam pembangunan wilayah barat Jawa Barat.

Pemerintah daerah juga mengingatkan bahwa kepemimpinan sebelumnya masih meninggalkan sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan secara bertahap. Beberapa di antaranya adalah kondisi infrastruktur jalan yang masih memerlukan perbaikan, sejumlah bangunan yang belum rampung, serta kawasan alun-alun yang masih membutuhkan penataan lebih lanjut.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan, pada tahun 2026 mendatang. Ia menyampaikan bahwa dengan ketersediaan anggaran yang ada, seluruh PR pembangunan akan diselesaikan secara bertahap namun berkelanjutan, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.

Menjelang momentum Natal dan Tahun Baru (NATARU), Bupati juga mengungkapkan rencananya untuk turun langsung ke lapangan dengan mengendarai sepeda motor guna meninjau titik-titik rawan kemacetan di wilayah Bandung Barat.

Ia bahkan mengajak rekan-rekan media serta masyarakat yang ingin ikut, agar dapat melihat dan menghitung secara langsung ruas jalan yang terdampak kepadatan lalu lintas.

Selain persoalan kemacetan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat turut menyoroti fenomena “getok parkir” yang kerap terjadi di kawasan wisata Lembang, terutama saat musim liburan.

Praktik parkir liar yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab tersebut dinilai merugikan wisatawan dan mencoreng citra daerah.
Untuk itu, Pemda akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait guna menertibkan praktik tersebut.

Perhatian khusus juga akan diberikan pada penataan dan penyediaan fasilitas parkir, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat, agar keamanan dan kenyamanan pengunjung dapat terjamin.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru KNPI Bandung Barat periode 2025–2028, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan semakin kuat, sehingga pemuda dapat tampil sebagai motor penggerak pembangunan yang inovatif, kritis, dan solutif demi kemajuan Kabupaten Bandung Barat.**

 

 

Penulis : Fajar