Mencekam ! Tak Terima Dirazia, Napi Ngamuk dan Diduga Bakar Lapas Merauke

oleh -29 Dilihat
oleh
Oplus_131072

LensaKita.co.id — Suasana pagi yang seharusnya tenang di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Merauke, Papua Selatan, mendadak berubah menjadi lautan kepanikan! Kepulan asap hitam pekat dan kobaran api membumbung tinggi dari balik tembok penjara pada Jumat (9/10/2026) pagi, menyusul pecahnya keributan besar di dalam fasilitas tersebut.

Usut punya usut, insiden mengerikan ini diduga kuat bukanlah kecelakaan murni, melainkan aksi pembakaran sengaja oleh warga binaan yang ‘beringas’ tak terima lapaknya dirazia!

Kejadian bermula saat petugas lapas menggelar razia internal rutin terhadap para narapidana. Bukannya kooperatif, salah satu warga binaan diduga memicu provokasi perlawanan hingga situasi berujung chaos. Di tengah hiruk-pikuk tersebut, api tiba-tiba menyala dari bagian dalam bangunan dan dengan cepat menjilat area luar lapas.

Mendapati situasi yang makin tak terkendali, petugas lapas langsung meminta bala bantuan aparat keamanan. Kapolres Merauke, AKBP Leonardo Yoga, membenarkan adanya indikasi kesengajaan dalam insiden kebakaran ini.

“Setelah itu petugas menghubungi kami (polisi). Masih kami dalami termasuk siapa yang membakar. Itu diduga dibakar,” ungkap Yoga saat dimintai keterangan pada Jumat siang.

Aparat gabungan TNI-Polri dan petugas pemadam kebakaran pun langsung dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan ‘si jago merah’ sekaligus memblokade area guna mencegah aksi pelarian massal narapidana. Namun, tensi di lapangan rupanya masih sangat panas, sehingga aparat harus putar otak untuk bisa menembus masuk ke area utama.

“Titik api dari bangunan dalam. Kami dapat laporan sekitar jam 8.30 WIT. Kami masih mencoba mendata dan menegosiasikan untuk masuk ke dalam. Nantinya kita juga akan lakukan razia,” ujar Yoga menjelaskan alotnya penanganan di lokasi kejadian.

Berdasarkan rekaman video amatir yang viral beredar, kepanikan massal tak terhindarkan. Sejumlah orang terlihat berlarian menyelamatkan diri dari kepungan asap beracun. Beruntung, meski insiden ini terbilang sangat ekstrem, polisi memastikan tidak ada korban jiwa yang melayang akibat aksi nekat pembakaran tersebut.**

 

 

Sumber : @Melihat_Indo