Banjir Bandang Terjang Solok Hingga Porak Porandakan 11 Kantor Dinas, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi

oleh -12 Dilihat
oleh
Oplus_131072

LensaKita.co.id –– Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Solok, Sumatera Barat, memicu banjir bandang pada Senin (21/9) malam. Arus air menerjang sejumlah kawasan di Kecamatan Gunung Talang hingga menyebabkan warga terluka dan sejumlah fasilitas pemerintahan terdampak.

BPBD Kabupaten Solok mencatat empat warga mengalami luka-luka akibat bencana tersebut. Tiga korban menjalani perawatan di RSUD Arosuka, sementara satu korban lainnya dirujuk ke SPH Padang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Khairul mengatakan penanganan terhadap korban masih dilakukan.

“Data sementara ada empat orang yang mengalami luka-luka. Tiga dirawat di RSUD Arosuka dan satu dirujuk ke SPH Padang,” katanya.

Selain korban luka, sebanyak 32 warga dari sembilan kepala keluarga terpaksa mengungsi. Pemerintah daerah telah menyiapkan dua lokasi untuk menampung warga yang terdampak banjir bandang.

Dampak bencana juga terasa di kawasan pemerintahan. BPBD mencatat 11 kantor pemerintah terdampak, sementara sebanyak 21 mobil dan tujuh sepeda motor mengalami kerusakan.

Banjir bandang menerjang sejumlah kawasan, termasuk Kompleks Kantor Bupati Solok di Bandar Baliang, Jorong Kayu Aro, Nagari Batang Barus, serta Nagari Koto Gaek Guguk, Kecamatan Gunung Talang.

Sejumlah kantor pemerintahan seperti Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, BKD, DPMN, Bapelitbang hingga kawasan DPRD Kabupaten Solok juga dilaporkan terdampak. Material banjir bahkan membuat sejumlah peralatan kantor terbawa arus.

Tim Reaksi Cepat (TRC) gabungan bersama unsur terkait kemudian dikerahkan untuk melakukan penyisiran, evakuasi warga, pembersihan material, serta pendataan dampak bencana.

Menurut BPBD, banjir bandang dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Solok sejak Sabtu (19/9). Kondisi tersebut membuat debit air meningkat hingga akhirnya menerjang sejumlah kawasan.

Hingga Selasa pagi, proses penanganan darurat dan pendataan masih berlangsung. BPBD juga mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, terutama ketika hujan deras kembali turun.

Warga diminta mengikuti arahan petugas dan segera menuju lokasi yang lebih aman apabila kondisi di sekitar tempat tinggal mulai membahayakan.**

 

 

 

Sumber : @Melihat_Indo