*Sufmi Dasco dan Strategi Nyata Penguatan Rupiah, *

oleh -11 Dilihat
oleh

LensaKita.co.id — Pernyataan Wakil Ketua DPR RI, Prof DR. Sufmi Dasco Ahmad, bahwa pemerintah sedang menyiapkan strategi khusus untuk memperkuat nilai tukar rupiah tentu menjadi kabar yang menarik bagi masyarakat dan pelaku pasar.

Dasco bahkan menyebut telah memperoleh informasi bahwa langkah tersebut akan diumumkan dalam waktu dekat dan diyakini mampu memperkuat posisi rupiah terhadap dolar AS. (Kompas.com 11/06/2026)

Ketua Umum Ikatan Alumni UPN Veteran Jakarta Sayed Junaidi Rizaldi menilai,” Optimisme yang dikatakan Prof DR Sufmi Dasco Ahmad seperti itu patut diapresiasi, karena kepercayaan publik dan pasar memang merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi terlebih lagi ketika pemerintah mampu menunjukkan arah kebijakan yang jelas, maka sentimen positif dapat membantu memperkuat nilai tukar rupiah dan meningkatkan keyakinan investor.”

“Sisi lain pasar membutuhkan kepastian, transparansi, dan langkah konkret yang dapat diukur efektivitasnya, karena itu, pemerintah perlu segera menjelaskan strategi yang dimaksud agar tidak ada “oknum” yang memanfaatkan situasi ini, seperti konglomerat hitam atau komprador asing,” tegas lulusan Pascasarjana Universitas Indonesia ini.

Sayed Junaidi Rizaldi juga menegaskan bahwa, Imbauan Prof Sufmi Dasco agar masyarakat yang menyimpan dolar segera melepasnya juga menarik untuk dicermati, karena perrnyataan seperti ini menunjukkan keyakinan terhadap prospek rupiah, namun tetap harus diimbangi dengan komunikasi yang intens.

“Jika strategi yang disiapkan pemerintah benar-benar mampu memperkuat fundamental ekonomi nasional, menjaga stabilitas harga, meningkatkan daya saing, serta menarik investasi, maka penguatan rupiah akan terjadi secara alami dan berkelanjutan, rakyat tidak hanya menunggu kabar baik, tetapi juga menunggu bukti bahwa kebijakan ekonomi yang ditempuh benar-benar mampu memperkuat rupiah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar pembina salah satu Majelis Zikir di Jawa Timur ini.**

 

 

 

Sumber: Rilis Ketua Umum Ikatan Alumni UPN Veteran Jakarta