Polsek Kampar Kiri Laksanakan Penanaman Jagung Tahap II Guna Jaga Ketahanan Pangan

oleh -6 Dilihat
oleh

Lensakita.co.id, – Demi mensukseskan program ketahanan pangan,Polsek Kampar Kiri berupaya menggandeng berbagai pihak.Salah satu pihak yang digandeng ketahanan pangan oleh Polsek Kampar Kiri keompok tani Bunga setangkai dan Pondok Pesantren Manidatul Iman.Kolaborasi ini telah menghasilkan panen Jagung pipil.Dimana pada hari Kamis (11/6/2026) kolaborasi ini telah melakukan penaman bibit jagung Pipil kuartal ke dua ditahun 2026.

Jagung Pupil ini ditanam diareal Pondok Pesantren Manidatul Iman/SMP IT Manidatul Iman yang terletak di Desa Lipat Kain Selatan,Kecamatan Kampar Kiri.Penanaman Bibit jagung ini adalah bentuk komitmen nyata Polsek Kampar Kiri dalam mendukung dan menggalakkan ketahanan pangan yang juga merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.Penanaman bibit jagung ini juga langkah nyata Polsek Kampar Kiri dalam menjaga kebutuhan pangan masyarakat.

Lahan seluas 1 hektar (100 meter x 100 meter) yang dikelola oleh Kelompok Tani Bunga Setangkai ditanami jagung pipil jenis Lamuru dengan pola tanam monokultur. Meskipun menghadapi kendala cuaca kemarau, persiapan lahan telah dilakukan dengan baik, termasuk pemberian dolomit yang membuat pH tanah mencapai angka 5,8 yang optimal untuk pertumbuhan tanaman jagung.

Wakapolsek Kampar Kiri Iptu Wahyu Saputra, Mewakili Kapolsek Kampar Kiri menyampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung ini bukan hanya sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan, tetapi juga sebagai bukti bahwa Polri selalu hadir untuk bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat – mulai dari kelompok tani hingga lembaga pendidikan agama – dalam membangun kemajuan daerah,” ujar Wakapolsek dengan nada yang penuh semangat.

Beliau mengucapkan terima kasih yang mendalam atas undangan dari Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kampar Kiri dan pihak Pondok Pesantren Manidatul Iman. “Kita melihat bahwa kegiatan ini memiliki nilai yang sangat penting, terutama bagi para santri dan siswa di pesantren ini. Saya ingin menyampaikan pesan kepada adik-adik yang belajar di sini: manfaatkanlah setiap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama berada di pesantren, karena ilmu keterampilan yang kalian dapatkan akan menjadi bekal berharga untuk kehidupan di masa depan,” jelasnya.

Wakapolsek juga mengajak seluruh pihak untuk terus bekerja sama dalam menyukseskan program pembangunan. “Mari kita bersama-sama mensukseskan upaya kita ini. Semoga kedepan kita dapat bekerja sama lebih erat lagi dan mendukung program Asta Cita Presiden melalui berbagai jenis tanaman yang akan kita tanam selanjutnya,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penanaman simbolis bibit cabe merah oleh perwakilan Polsek Kampar Kiri bersama kelompok tani, siswa pesantren, dan seluruh peserta yang hadir – menjadi lambang bahwa program pertanian di kawasan ini tidak hanya fokus pada jagung, tetapi juga akan mengembangkan komoditas pertanian lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kampar Kiri Hanif Tanjung, Ketua Kelompok Tani Bunga Setangkai Kusyanto, Kanit Lantas AKP Jonni Hendri, Panit Binmas IPDA Aprizal, Panit I Samapta IPDA Nurman Effendi, Bhabinkamtibmas Desa Lipatkain Selatan AIPTU Nurman, SE, PS Kanit Propam Bripka Ariep Syafri Alfitri, perwakilan Yayasan Pondok Pesantren SMP IT Manidatul Iman, serta sejumlah petani anggota Kelompok Tani Bunga Setangkai.

Dalam sambutannya, perwakilan pengurus Pondok Pesantren Manidatul Iman menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Polsek Kampar Kiri dan pihak terkait. “Kami sangat menghargai bahwa lahan pesantren dapat digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan penanaman jagung ini juga menjadi sarana pendidikan bagi para santri untuk memahami pentingnya ketahanan pangan dan cara bertani yang baik,” ujarnya.

Ketua Kelompok Tani Bunga Setangkai Kusyanto menjelaskan bahwa pemilihan jenis jagung Lamuru didasarkan pada kesesuaian dengan kondisi tanah dan iklim di Desa Lipatkain Selatan. “Kita telah melakukan persiapan lahan dengan cermat, termasuk pengapuran untuk menstabilkan pH tanah. Meskipun cuaca sedang kemarau, kita telah menyusun strategi irigasi yang tepat untuk memastikan tanaman tumbuh dengan baik,” jelasnya.

Hanif Tanjung dari Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kampar Kiri menambahkan bahwa pihaknya akan terus memberikan pembinaan dan panduan teknis kepada kelompok tani. “Kita akan melakukan pemantauan berkala terhadap perkembangan tanaman dan memberikan solusi jika terdapat kendala selama masa tanam. Tujuan kita adalah menghasilkan panen yang optimal yang dapat memberikan manfaat bagi seluruh anggota kelompok tani dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, suasana penuh kebersamaan tercipta antara petugas kepolisian, santri, petani, dan seluruh peserta. Para santri yang turut serta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam membantu penanaman bibit jagung dan cabe merah, menyatakan bahwa mereka merasa mendapatkan pengalaman baru yang berharga.

“Saya sangat senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kita belajar tidak hanya tentang agama, tetapi juga tentang cara bertani yang benar untuk memenuhi kebutuhan pangan kita sendiri,” ujar salah satu santri yang turut serta.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dengan situasi yang aman dan kondusif. Pihak Polsek Kampar Kiri menyampaikan bahwa akan terus mendukung dan mendampingi kegiatan pertanian di wilayah hukumnya, serta siap memberikan dukungan apapun yang dibutuhkan untuk memastikan bahwa program ketahanan pangan berjalan dengan sukses.