Oknum Berpangkat Ipda Ancam dan Minta Jatah di Kubang Jaya dan Terak Buluh

oleh -0 Dilihat
oleh

LensaKita.co.id —- Dugaan masyarakat resah dan praktik setoran oleh oknum polisi berpangkat Ipda kembali mencuat di kawasan teratak buluh dan kubang jaya,kecematan siak hulu, kabupaten kampar, propinsi riau.09/03/2026 sekira pukul 15:30 wib

Sejumlah pengusaha valet di kubang jaya [somel ] kepada media kabarpolisi.com di sebuah warng kopi kaki lima berinisial Ep mengungkapkan bahwa mereka diwajibkan membayar setoran bulanan sebesar 500 ribu kepada oknum polisi berpangkat ipda AR yang bertugas dipolsek siak hulu bagian opsnal alias panit buser.

Dalam kekecewaan pengusaha, kenapa oknum polisi ini arogan dan meminta bulanan yang harus di bayar kepada nya ” mulai bulan depan setoran agar kesaya semua, tidak ada ke anggota saya ‘saya panitnya ‘ kalau tidak awas saya tangkap ya”?,jangankan masyarkat oknum gudang milik adek polisi ipul pun di mintaknya bulanan ada apa dengan oknum ini ??

Sungguh miris kelakuan anggota polsek siak hulu ini, kami bukan tidak mau bantu pak ! tapi kami bantu tiap bulan terdahulu tapi mereka tidak pernah mematokkan seperti ini. kadang panit terdahulu membantu kami menyelesaikan suatau masalah,baru kami berikan kalau tidak mereka tidak pernah harus memberikan tiap bulannya atau pun memnita kepada kami. Namun oknum yang Ipda AR ini tah kemasukan apa ? baru dinas di siak hulu langsung begini kami pun heran,di lawan oknum ini polisi gak di lawan kami mau dapat untung dari mana lagi untuk makan keluarga kami.

tidak sampai disitu awak media kabarpolisi.com pada selasa 10/03/2026 sekira pukul 14:45 wib juga menemukan salah satu warga di simpang kambing terak buluh kecamatn siak hulu berinisial AD menyampaikan bahwa salah satu keluarga nya habis di gertak dan maki maki olek oknum polisi berpangkat ipda yang bertugas di polsek siak hulu,

kejadian tersebut bermula saat minantu kami di tangkap terkait curanmor di kecematan siak hulu,setelah diamankan di polsek siak hulu oknum yang mengaku dari polsek siak hulu kembali menghampiri keluarga kami dengan nada marah dan mengancam wanita yang sebaya dengan ibunya” ibu ngapa ke anggota saya ,apa yang ibu bantu ke anggota saya ? saya yang tak tau menau jadi heran, ada apa ? padahal suami dari anak kami sudah diamakan dengan nada garangnya ” saya panitnya yang bu,saya komadan disini, ibu jangan main main dengan saya, sambil melihatkan pistol yang ada di pinggangnya yang mebuat saya jadi ketakutan.

selanjutnya keluarga AD dengan tidak senang menghubungi salah satu anggotanya dan saat ditanya juga terkejut dengan kejadian tersebut.kalau salah kan anak kami sudah di tahannya,kesal kami.

Dengan mendapatkan imformasi di lapangan awak media kabarpolisi.com mencoba konfirmasi kepada kapolsek siak hulu Kompol Hedra pada jumat sekitar pukul 14: 00n wib melalui whatsapp pribadinya atas dugaan kelakuan anggotanya di lapangan yang meresahkan masyarakat namu cukup di sayangkan tidak ada tanggapan alias bungkam.

lebih lanjut awak media mencoba konfirmasi kepada kapolres kampar Akbp bobby putra ramadhan subayang sik melalui whatsapp pribadinya juga tidak menjawab alias bungkam.

kami awak media berharap kapolda riau dan wakapolda riau dapat mindak oknum anggotanya yang semena mena di lapangan yang meresahkan masyarakat kecematan siak hulu kabupaten kampar.kalau memang kami melakukan kesalahan atau melanggar hukum ya kami siap untuk di proses hukum bukan kami di gertak gertak begini,kesalnya.***

 

 

 

Penulis ; Eman Melayu

SUMBER : Kabarpolisi.com