Lensakita.co.id) – Suasana penuh kehangatan terasa di Jalan Bandes, RT 003 RW 004, Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Selasa (3/3/2026). Berdirinya Tugu TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0301/Pekanbaru bukan sekadar menjadi penutup rangkaian kegiatan TMMD, namun juga menjadi simbol nyata terbangunnya kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan di wilayah pinggiran kota.
Tugu tersebut menjadi saksi perjalanan panjang gotong royong antara personel Satgas TMMD bersama warga setempat. Selama pelaksanaan TMMD ke-127, berbagai program telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur lingkungan, perbaikan akses jalan, hingga renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menyentuh kebutuhan dasar warga.
Dansatgas TMMD ke-127, Kolonel Inf Ikhsanuddin, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa tugu TMMD ini bukan hanya monumen fisik, tetapi menyimpan nilai kebersamaan dan pengabdian. Menurutnya, TMMD menjadi ruang perjumpaan antara TNI dan rakyat untuk bekerja bersama, saling membantu, dan menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Yang terpenting dari TMMD bukan hanya bangunan yang berdiri, tetapi kebersamaan yang terjalin. Kami berharap semangat gotong royong ini tetap hidup setelah TMMD selesai,” ujarnya.
Pemerintah kecamatan turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi Satgas TMMD Kodim 0301/Pekanbaru. Plt. Camat Tenayan Raya, Arrasyid Kelana Putera, S.STP., M.M., menyebutkan bahwa kehadiran TMMD membawa dampak positif bagi masyarakat, baik dari sisi pembangunan fisik maupun meningkatnya kesadaran sosial warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan.
“TMMD ini bukan hanya membantu membangun fasilitas, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Warga Kelurahan Tuah Negeri pun merasakan langsung manfaat dari program TMMD. Salah seorang warga mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan TNI melalui berbagai kegiatan pembangunan. Menurutnya, program TMMD membuat lingkungan menjadi lebih tertata dan hunian warga semakin layak, sehingga kehidupan sehari-hari terasa lebih nyaman.
“Kami merasa tidak sendirian. TNI hadir membantu kami, bukan hanya membangun rumah dan jalan, tapi juga memberi semangat,” tuturnya.
Dengan berdirinya Tugu TMMD ke-127 Kodim 0301/Pekanbaru, diharapkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta nilai gotong royong yang telah tumbuh selama pelaksanaan TMMD dapat terus terjaga. Tugu ini menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang membangun hubungan yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.
Post Views: 43
Wujud Kepedulian TNI, Tim Penyuluh Mabes TNI Bantu Warga Terdampak Karhutla di Rumbai Barat
Jalan Rusak Dan Berlobang, Andika : Gubernur dan PUPR Jangan Makan Gaji Buta !
BULOG dan Bapanas Akselerasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk 619.290 Penerima di Provinsi Riau Pekanbaru, 17 September 2026 – Perum BULOG bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus mengakselerasi penyaluran Bantuan Pangan Beras alokasi Juli–September 2026 di Provinsi Riau sebagai bagian dari percepatan pelaksanaan kebijakan pemerintah dalam menjaga akses pangan masyarakat. Akselerasi Penyaluran bantuan pangan ini di lakukan langsung oleh Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. bersama Direktur Utama Perum BULOG Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., didampingi Pemimpin Wilayah BULOG Riau dan Kepri Dani Satrio di Kantor Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. Kegiatan turut dihadiri Plt. Gubernur Riau, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Kapolda Riau dan Jajaran Bapanas. Kehadiran langsung pemerintah dalam proses penyaluran ini menegaskan komitmen untuk memastikan distribusi Bantuan Pangan Beras berjalan cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Provinsi Riau. Pada alokasi Juli–September 2026, Bantuan Pangan Beras di Provinsi Riau diperuntukkan bagi 619.290 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dengan total kuantum 18.578.700 kilogram beras. Khusus Kota Pekanbaru, bantuan dialokasikan kepada 60.478 PBP dengan total 1.814.340 kilogram. Sementara itu, Kecamatan Marpoyan Damai memiliki 8.313 PBP dengan kuantum 249.390 kilogram, termasuk Kelurahan Tangkerang Tengah sebanyak 2.512 PBP dengan kuantum 75.360 kilogram beras. Dari sisi realisasi, penyaluran Bantuan Pangan Beras Kota Pekanbaru alokasi Februari–Maret 2026 telah mencapai 100 persen, sedangkan alokasi Juli–September 2026 telah terealisasi 50 persen per 16 September 2026. Penyaluran Juli–September terus diakselerasi oleh BULOG bersama Bapanas dan pemerintah daerah karena program bantuan pangan akan dilanjutkan untuk alokasi Oktober–Desember 2026 sebagai bagian dari kebijakan pemerintah dalam memperkuat perlindungan dan akses pangan masyarakat. Arahan tersebut merupakan bagian dari kebijakan Presiden untuk melanjutkan bantuan pangan beras hingga akhir 2026. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. menyampaikan bahwa Bantuan Pangan Beras merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kami hadir untuk menjalankan penugasan pemerintah dalam menyalurkan Bantuan Pangan Beras kepada masyarakat. Atas perintah Bapak Presiden, bantuan pangan disalurkan ke seluruh Indonesia untuk 33,4 juta penerima, termasuk di Provinsi Riau sebanyak 619 ribu penerima. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat Indonesia, dan BULOG siap memastikan bantuan tersebut tersalurkan dengan baik kepada masyarakat yang berhak menerima” ujar Amran. Direktur Utama Perum BULOG Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. menegaskan bahwa BULOG siap menjalankan penugasan pemerintah dalam penyaluran Bantuan Pangan Beras kepada masyarakat di seluruh Indonesia. “Bapak dan Ibu, saudara-saudara sekalian, bantuan pangan ini merupakan bantuan dari Bapak Presiden Republik Indonesia yang disalurkan kepada masyarakat, khususnya keluarga yang berada pada desil 1 sampai dengan desil 4. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Oleh karena itu, bantuan pangan ini terus disalurkan agar dapat diterima dan memberikan manfaat bagi keluarga yang membutuhkan,” ujar Rizal. Selain penyaluran Bantuan Pangan Beras, rangkaian kegiatan di Provinsi Riau juga diisi dengan Kuliah Umum di Universitas Muhammadiyah Riau serta penanaman pohon kelapa, nenas, dan jagung sebagai bagian dari upaya mendorong penguatan produksi dan ketahanan pangan dalam negeri. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan ekosistem pangan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan produksi hingga memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat. Melalui kolaborasi Bapanas dan BULOG, pemerintah terus memastikan penyaluran Bantuan Pangan Beras berjalan optimal sekaligus mempersiapkan keberlanjutan program hingga akhir tahun. BULOG berkomitmen menjaga ketersediaan stok, kualitas beras, dan kelancaran distribusi sebagai bagian dari upaya mendukung kebijakan pangan pemerintah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.