LensaKita.co.id — Kebun karet milik Pemerintah daerah kuantan Singingi di Jake yang seharusnya menghasilkan inkam (PAD) untuk daerah mala diluluh lantakan oleh mafia tambang ilegal peti tanpa izin dengan cara memasukkan mesin Dompeng demi mendapatkan keuntungan pribadi.
Untuk diketahui bahwa kebun pemda tersebut belum lama ini diterbitkan dari aktivitas PETI yang sudah puluhan unit rakit Dompeng merusak, dengan cara menghancurkan kebun karet yang produktif.
Dari informasi yang diterima media kabarpolisi, Selasa 17 Februari 2026 siang dari salah satu rekan media, bahwa aktivitas PETI kembali beraktivitas dengan normal dan tak tanggung tanggung 10 unit rakit Dompeng di kerahkan untuk mencabik-cabik aset Pemda kuansing tersebut.
Iya, aktivitas PETI di kebun karet pemda Jake sudah beraktivitas lagi, sekitar 10 unit Dompeng yang melakukan aktivitas, ” Jelas narasumber yang sangat akurat kata rekan media yang menirukan narasumber.
Lanjut dia, ada yang diduga mengkoordinir sejumlah rakit Dompeng tersebut, dengan melakukan setoran 1 juta rupiah per unit rakit Dompeng, diduga penerima uang tersebut yakni berinisial (M), ” Tuturnya.
Untuk itu kami minta aparat penegak hukum khususnya Polres Kuansing untuk menangkap pelaku perusak aset negara, karena banyak yang dirugikan. Jangan berikan sedikit pun ruang untuk mereka,”pintanya.
Selanjutnya Secara terpisah, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana saat dikonfirmasi Media ini melalui pesan singkat Whatsapnya, Terimakasih infonya. Akan segera kami tindak lanjuti,”terang Kapolres.**
Penulis : Ridhomagribi
