LensaKita.co.id — Kapolres Kepulauan Meranti, Propinsi Riau,AKBP Aldi Alfa Faroqi, menepati janjinya untuk tidak mentolerir personil yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.
Hal ini terbukti dengan dengan melakukan non job pada lima oknum Polres Meranti yang positif mengkonsumsi Methamphetamine dan Amphetamine.Selain menonjob kelima oknum personil juga menjalani pemeriksaan oleh Propam dan ditempatkan di tempat khusus.
Oknum Polres Kepulauan Meranti kedapatan melakukan penyalahgunaan saat dilakukan tes urine.Tes Urine dilaksanakan pada hari Senin (09/02/2026).
Dari pemeriksaan tes urine tersebut didapati lima orang oknum personil Polres Kepulauan Meranti positif mengandung Methamphetamine dan Amphetamine.Kelima oknum personil tersebut adalah Aipda H.K,Bripka M.J, Brigadir A.C,Aiptu D.C dan Bripka M.S
Adanya oknum Personil yang diduga melakukan penyalahgunaan narkoba ini dibenarkan langsung oleh Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi.”Benar,Polres Kepulauan Meranti menemukan lima orang Personil yang positif mengkonsumsi Methamphetamine dan Amphetamine.
Kelima personil tersebut kini telah di non job.Selain itu kelima oknum tersebut sedang ditempat ditempat khusus sambil menunggu proses pemeriksaan dan proses sidang,ujar Kapolres.
“Lima orang ini diduga melakukan penyalahgunaan narkoba saat dilakukan pemeriksaan urine.Pemeriksaan ini selalu dilakukan oleh Polres Meranti guna menghindari personil menyalahgunakan narkoba.
Polres Meranti tidak akan pernah memberikan ruang dan tempat yang melakukan penyalahgunaan narkoba.Siapa pun yang kedapatan melakukan penyalahgunaan narkoba akan diberi sanksi tegas.”lanjutnya
“Langkah langkah pencegahan tidak hanya dilakukan dengan pemeriksaan berkala tapi juga melakukan sosialisasi pada para personil.Polres Kepulauan Meranti dalam sosialisasi terus menyampaikan tentang bahaya narkoba,dan efeknya bagi para personil, keluarga dan juga menghadapi sanksi hukum.Polres Meranti juga melakukan pengawasan serta Gaktiblin secara berkala.”
Pada kesempatan yang sama Kapolres Meranti menyampaikan bahwa Narkoba adalah musuh bersama dan juga program prioritas dari Asta Cita Presiden Prabowo dan juga program utama Kapolri.Untuk itu Kapolres Meranti bertekad akan melawan dan berperang dengan Narkoba.Kapolres Meranti juga akan berupaya untuk menjadi garda terdepan dalam perang terhadap narkoba.
Apa yang disampaikan oleh Polres Kepulauan Meranti adalah sebuah hal yang sangat dinantikan oleh masyarakat, Namun masyarakat cukup pesimis Kapolres Meranti bisa bertindak tegas pada para personilnya yang melakukan penyalahgunaan narkoba.Sebab selama ini Polres Kepulauan Meranti seperti lembek dan tutup mata pada para personil yang merusak Marwah institusi.
“Sebenarnya kami cukup apresiasi terhadap langkah yang dilaksanakan oleh Polres Kepulauan Meranti.Hanya saja kami berharap langkah ini bukan cuma untuk pencitraan dan cuma formalitas belaka.Masyarakat sudah cukup bosan mendengar ada oknum yang merusak citra Polri namun ujung ujungnya tak diberikan sanksi tegas,”ujarnya
“Kami berharap Kapolres bisa benar benar menegakan aturan.Jangan sampai hukum cuma berlaku bagi masyarakat biasa sedangkan penegak hukum kebal hukum.Seharusnya orang yang paham hukum diberi sanksi lebih keras.Sebab merekalah yang merusak hukum meskipun tahu.
Selanjutnya, Masyarakat sangat menantikan seperti apa langkah yang akan dilakukan oleh Polres Kepulauan Meranti pada kelima personil ini, Jangan Rotasi saja dan hanya sampai pemeriksaan yang dilakukan cuma bentuk dari pencitraan belaka tanpa ada efek jera bagi para pelaku dan personil lainnya,Agar tidak ada lagi oknum oknum yang akan berbuat kedepannya yang dapat mempermalukan insitusi polri di mata masyarakat,pungkasnya.**
Penulis : Ijal
