LensaKita.co.id — Masyarakat Desa karya indah KM.05. Kecamatan Tapung. Kabupaten Kampar , Propinsi, Riau, mengeluhkan adanya di tengah perkampungan penduduk berdiri tegak 12 kandang ayam Cemara di jalan perumahan sumber daya prima.
Hal ini dikatakan salah satu warga Desa karya indah Berinisial AR (38), AR mengatakan, semenjak adanya kandang ayam cemara di tengah tengah pemukiman penduduk ini, kenyamanan terasa sangat terganggu karena menimbulkan bauk tak sedap,lalat hijau dan limbah yang mengalir ke lingkungan masyarakat.
Ditegaskan “Apa lagi saat ini musim hujan bauknya sangat menyengat ke hidung masyarakat sekitar dan warga perumahan.
“Pencemaran lingkungan yang diduga disebabkan oleh kandang ayam cemara, warga merasa terganggu oleh bau tidak sedap,lalat hijau yang berterbangan serta limbah yang dihasilkan dari kandang tersebut, bau menyengat dari kotoran ayam sangat mengganggu kenyamanan, terutama pada malam hari saat angin bertiup lebih kencang,” kata AR, Jumat (26/12/2025) Sekitar pukul 20:30 Wib.
Kepada media LensaKita.co.id, AR juga menegaskan, kalau usaha peternakan tidak ada yang melarang, silahkan saja, tapi di tempatkan pada lokasi yang tidak pada penduduk dan tidak meresahkan warga setempat.
“Kita tidak ada usil pada teman teman yang berusaha, tapi sesuaikan pada tempat tanpa merugikan warga,” tegasnya.
Sebenarnya kami juga udah sampaikan kepada RT setempat akan bauk busuk yang menyengat ke warga namun RT dan pemuda Seakan akan tidak peduli kejadian tersebut.sebab RT dan pemuda sudah dapat bulanan dari pengurus kandang ayam tersebut sebesar 1,1 juta perbulannya.
Saat ini berharap Kepala Desa karya indah bisa memperhatikan hal ini dan peduli terhadap kebersihan lingkungan dan warganya,
Semoga suara kami dapat di dengar oleh kepala desa karya indah serta desa tidak masuk angin dengan mementingkan kenyamanan masyarakatnya dengan cepat bertindak untuk mengatasi permasalahan ini,” harapnya.**
Bersambung …
Penulis : Eman Melayu
