LensaKita.co.id —- Antisipasi curah hujan tinggi yang kembali melanda Kecamatan Rumbai terutama wilayah lokasi TMMD ke 120 yang berada di RT 04 RW 03 Jalan Hiu gang Saiyo Kelurahan Meranti Pandak terus dioptimalkan penggalian parit untuk pembuatan drainase saluran air yang terdapat di kanan kiri badan jalan. Selasa, 14 Mei 2024.
Penggalian parit untuk pembuatan drainase merupakan salah satu program fisik TMMD reguler ke 120 Kodim 0301/Pekanbaru.
Dansatgas TMMD ke 120 Kodim 0301/Pekanbaru Kolonel Inf Sri Marantika Beruh S.Sos M.I.Pol melalui Kaur Bakti SSK TMMD Lettu Arh Jonson Tua S.H mengatakan penggalian parit untuk pembuatan drainase tersebut untuk mengatasi jalan yang dikerjakan oleh Satgas dan masyarakat terhadap genangan air jika hujan turun.
“Kami ingin jalan Jalan Hiu gang Saiyo RT 04 RW 03 ini dibangun lebih kuat dan lama. Kami juga tidak ingin jalan yang didambakan oleh masyarakat ini kedepannya malah menghambat ketika melintasi karena becek dan banjir,” ucap Lettu Jonson Tua.
Pria yang menjabat selaku Kaur Bakti SSK TMMD menyampaikan bahwa satgas dan masyarakat ini terus bersungguh-sungguh dalam pengerjaan berbagai proyek fisik TMMD.
Sehingga menurutnya progres signifikan pengerjaan sasaran fisik juga dapat terlaksana dengan maksimal.
Dirinya juga menyampaikan bahwa untuk pengerjaan jembatan yang dilaksanakan oleh Satgas hingga saat ini juga terus mengalami kemajuan yang optimal.
Meski tak secepat sasaran fisik lainnya dalam pengerjaan., dirinya tetap optimis pembangunan jembatan tersebut juga akan selesai sesuai jadwal yang ditentukan.
”Semua on the track, dengan sinergitas yang terjalin kami masih optimis selesai tepat waktu,”tutupnya.
Post Views: 1,820
Jalan Rusak Dan Berlobang, Andika : Gubernur dan PUPR Jangan Makan Gaji Buta !
Polsek Kampar Kiri Terus Tunjukan Komitmen Jaga Ketahanan Pangan Masyarakat
BULOG dan Bapanas Akselerasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk 619.290 Penerima di Provinsi Riau Pekanbaru, 17 September 2026 – Perum BULOG bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus mengakselerasi penyaluran Bantuan Pangan Beras alokasi Juli–September 2026 di Provinsi Riau sebagai bagian dari percepatan pelaksanaan kebijakan pemerintah dalam menjaga akses pangan masyarakat. Akselerasi Penyaluran bantuan pangan ini di lakukan langsung oleh Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. bersama Direktur Utama Perum BULOG Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., didampingi Pemimpin Wilayah BULOG Riau dan Kepri Dani Satrio di Kantor Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. Kegiatan turut dihadiri Plt. Gubernur Riau, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Kapolda Riau dan Jajaran Bapanas. Kehadiran langsung pemerintah dalam proses penyaluran ini menegaskan komitmen untuk memastikan distribusi Bantuan Pangan Beras berjalan cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Provinsi Riau. Pada alokasi Juli–September 2026, Bantuan Pangan Beras di Provinsi Riau diperuntukkan bagi 619.290 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dengan total kuantum 18.578.700 kilogram beras. Khusus Kota Pekanbaru, bantuan dialokasikan kepada 60.478 PBP dengan total 1.814.340 kilogram. Sementara itu, Kecamatan Marpoyan Damai memiliki 8.313 PBP dengan kuantum 249.390 kilogram, termasuk Kelurahan Tangkerang Tengah sebanyak 2.512 PBP dengan kuantum 75.360 kilogram beras. Dari sisi realisasi, penyaluran Bantuan Pangan Beras Kota Pekanbaru alokasi Februari–Maret 2026 telah mencapai 100 persen, sedangkan alokasi Juli–September 2026 telah terealisasi 50 persen per 16 September 2026. Penyaluran Juli–September terus diakselerasi oleh BULOG bersama Bapanas dan pemerintah daerah karena program bantuan pangan akan dilanjutkan untuk alokasi Oktober–Desember 2026 sebagai bagian dari kebijakan pemerintah dalam memperkuat perlindungan dan akses pangan masyarakat. Arahan tersebut merupakan bagian dari kebijakan Presiden untuk melanjutkan bantuan pangan beras hingga akhir 2026. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. menyampaikan bahwa Bantuan Pangan Beras merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kami hadir untuk menjalankan penugasan pemerintah dalam menyalurkan Bantuan Pangan Beras kepada masyarakat. Atas perintah Bapak Presiden, bantuan pangan disalurkan ke seluruh Indonesia untuk 33,4 juta penerima, termasuk di Provinsi Riau sebanyak 619 ribu penerima. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat Indonesia, dan BULOG siap memastikan bantuan tersebut tersalurkan dengan baik kepada masyarakat yang berhak menerima” ujar Amran. Direktur Utama Perum BULOG Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. menegaskan bahwa BULOG siap menjalankan penugasan pemerintah dalam penyaluran Bantuan Pangan Beras kepada masyarakat di seluruh Indonesia. “Bapak dan Ibu, saudara-saudara sekalian, bantuan pangan ini merupakan bantuan dari Bapak Presiden Republik Indonesia yang disalurkan kepada masyarakat, khususnya keluarga yang berada pada desil 1 sampai dengan desil 4. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Oleh karena itu, bantuan pangan ini terus disalurkan agar dapat diterima dan memberikan manfaat bagi keluarga yang membutuhkan,” ujar Rizal. Selain penyaluran Bantuan Pangan Beras, rangkaian kegiatan di Provinsi Riau juga diisi dengan Kuliah Umum di Universitas Muhammadiyah Riau serta penanaman pohon kelapa, nenas, dan jagung sebagai bagian dari upaya mendorong penguatan produksi dan ketahanan pangan dalam negeri. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan ekosistem pangan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan produksi hingga memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat. Melalui kolaborasi Bapanas dan BULOG, pemerintah terus memastikan penyaluran Bantuan Pangan Beras berjalan optimal sekaligus mempersiapkan keberlanjutan program hingga akhir tahun. BULOG berkomitmen menjaga ketersediaan stok, kualitas beras, dan kelancaran distribusi sebagai bagian dari upaya mendukung kebijakan pangan pemerintah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.