LensaKita.co.id –– Pernyataan tajam kembali dilontarkan budayawan Sujiwo Tejo soal Presiden Prabowo Subianto. Ia bahkan menilai Prabowo memiliki karakter yang membuatnya disebut kurang cocok menjalankan posisi sebagai presiden.
Penilaian tersebut disampaikan Sujiwo dengan menyoroti sisi personal Prabowo dalam mengambil keputusan.
Menurutnya, ada karakter tertentu dalam diri Prabowo yang justru menjadi pertimbangan mengapa ia menilai sang presiden kurang tepat berada di posisi tersebut.
“Prabowo itu enggak cocok jadi presiden, banyak enggak tegaannya,” ujar Sujiwo Tejo.
Pernyataan itu kemudian menjadi sorotan karena Sujiwo tidak sekadar mengkritik kebijakan pemerintahan, tetapi menyentuh karakter Prabowo sebagai seorang pemimpin negara.
Dalam menyampaikan pandangannya, Sujiwo juga menggunakan pendekatan khasnya dengan membawa perumpamaan dari dunia pewayangan.
Cara tersebut digunakan untuk menggambarkan karakter seorang pemimpin serta bagaimana seseorang seharusnya bersikap ketika menghadapi persoalan dan mengambil keputusan.
Bagi Sujiwo, persoalan kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kewenangan yang dimiliki seorang presiden. Karakter, ketegasan, serta keberanian dalam menentukan sikap juga menjadi bagian penting dalam menjalankan kekuasaan.
Komentar tersebut pun menambah deretan pandangan kritis terhadap kepemimpinan Prabowo.
Sebelumnya, berbagai pihak juga kerap menyoroti gaya komunikasi, kebijakan, hingga cara pemerintah mengambil keputusan sejak Prabowo menjabat sebagai Presiden RI.
Meski demikian, pernyataan Sujiwo merupakan pandangan pribadinya terhadap sosok Prabowo.
Pernyataan tersebut menjadi bahan perdebatan publik mengenai karakter ideal seorang presiden dan sejauh mana sikap personal seorang pemimpin memengaruhi jalannya pemerintahan.
Di tengah berbagai dinamika pemerintahan saat ini, kritik seperti yang disampaikan Sujiwo kembali membuka ruang diskusi tentang ukuran kepemimpinan tentang, apakah seorang presiden harus selalu tegas dalam mengambil keputusan atau justru mempertimbangkan sisi kemanusiaan dan rasa tidak tega.**
Sumber : @Melihat_Indo

