LensaKita.co.id — Dalam upaya mendukung program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika, Polsek Tambang Polres Kampar, Selasa 28/07/2026 pagi melaksanakan kegiatan pengecekan urine terhadap perangkat Desa kualu, Kecamatan tambang kabupaten Kampar Propinsi Riau.
Kegiatan yang berlangsung di kantor desa tersebut di hadiri oleh propos, Bhabinkamtibmas Aipda Afrizon ,Kepala desa Kualu dan personil Polsek tantang lainnya.
Dari informasi yang didapat awak media yang saat ini heboh di lingkungan masyarakat, salah satu nya berinisial A menyampaikan bahwa kantor kepala desa Kualu di test urine oleh polisi. Dan hampir semua perangkat desa positif narkoba dan termasuk salah seorang Kapala dusun.
Hal itu terjadi di sebabkan adanya penangkapan pelaku narkoba di desa Kualu yang diduga keluarga dari BPD desa Kualu.oleh sebab itu Polsek tambang melakukan cek urine kepada semua pegawai kantor desa Kualu.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Subayang Sik Melalui Kapolsek Tambang AKP Aulia saat di konfirmasi awak media lensaKita.co.id melalui WhatsApp pribadinya menyampaikan bahwa benar di lakukan pengecekkan urine kepada seluruh pegawai desa Kualu Dan di temukan satu orang positif narkoba yang mengandung Methamphetamine maupun Amphetamine.
Kapolsek juga mengatakan kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mendeteksi dini penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemerintahan desa serta meningkatkan kesadaran akan bahaya narkotika kepada seluruh lapisan baik masyarakat maupun pemerintahan dan”Tes urine ini bertujuan untuk memastikan lingkungan kerja pemerintahan desa tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk edukasi dan komitmen bersama dalam mendukung Kabupaten Kampar khusunya desa kualu yang bebas narkoba,” ujar Kapolsek AKP aulia.
Selanjutnya, awak media lensakita.co.id mencoba mengkonfirmasi bhabinkamtibmas Aipda Ferizon melalui telepon selulernya menyampaikan bahwa benar kami melakukan tes urine kepada seluruh pegawai kantor desa dan di temukan satu orang positif narkoba berinisial S.
Dan untuk oknum S yang positif narkoba akan di lakukan rehabilitasi,agar bisa berhenti memakai narkoba di kemudian hari,ungkapnya.
Lebih lanjut, awak media mencoba menghubungi kepada desa Kualu Darmawan terkait pemeriksaan urine kepada pegawainya.namun WhatsApp awak media tidak di balas dan telepon tidak di angkat oleh kepada desa.seakan akan kepala desa takut dikonfirmasi awak media atau diduga kepala desa mencoba menutupi hasil da i tes pihak kepolisian.**
Penulis : Eman Melayu
