LensaKita.co.id — Sebagai holding BUMN yang membawahi PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), PT SUCOFINDO, dan PT Surveyor Indonesia, IDSurvey memegang peran yang sangat strategis dalam mendukung daya saing industri nasional.
Di tangan perusahaan inilah, aspek pengujian, inspeksi, sertifikasi, verifikasi, dan klasifikasi menjadi fondasi bagi kepercayaan dunia usaha terhadap produk dan jasa Indonesia.
Namun, besarnya peran tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam gaung maupun kiprah yang dirasakan publik. Di tengah transformasi besar yang dilakukan berbagai BUMN, IDSurvey justru terkesan berjalan tanpa narasi besar yang mampu menarik perhatian.
Perusahaan ini seolah berada jauh dari riuh dinamika BUMN yang tengah berlomba menghadirkan inovasi, ekspansi, dan terobosan.
Pergantian manajemen semestinya menjadi momentum untuk melahirkan gagasan-gagasan baru. Akan tetapi, dari sudut pandang publik, hingga saat ini belum tampak gebrakan yang benar-benar mampu menjadi penanda arah baru IDSurvey.
Padahal, sebagai holding yang memiliki posisi strategis, publik tentu berharap lahir inovasi, transformasi layanan, perluasan pasar internasional, digitalisasi yang lebih agresif, maupun penguatan peran dalam mendukung program-program prioritas pemerintah.
Keadaan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Direksi bersama seluruh jajaran manajemen perlu keluar dari zona nyaman. Mereka tidak cukup hanya menjaga operasional perusahaan tetap berjalan dengan baik, tetapi juga harus mampu menghadirkan visi yang besar, membangun kepercayaan publik, dan menunjukkan bahwa IDSurvey adalah BUMN yang adaptif, inovatif, serta relevan dengan tantangan zaman.
Di sisi lain, integritas tetap menjadi fondasi utama. Beberapa perkara hukum yang pernah menyeret oknum di lingkungan anak perusahaan harus menjadi pelajaran berharga.
Meskipun perkara tersebut tidak menjadikan IDSurvey sebagai korporasi tersangka, setiap dugaan penyimpangan harus dijawab dengan penguatan tata kelola, transparansi, dan sistem pengawasan yang semakin kokoh.
Sudah saatnya IDSurvey tampil lebih percaya diri sebagai wajah Indonesia dalam industri testing, inspection, dan certification. Perusahaan ini memiliki modal besar: pengalaman, sumber daya manusia, jaringan, dan dukungan negara.
“Yang dibutuhkan sekarang adalah kepemimpinan yang berani mengambil langkah-langkah strategis, melahirkan inovasi, memperkuat kolaborasi, serta membangun citra perusahaan yang lebih progresif.
BUMN tidak dibentuk hanya untuk menghasilkan keuntungan, tetapi juga menjadi lokomotif pembangunan nasional. Karena itu, IDSurvey tidak boleh hanya dikenal di kalangan industri, melainkan juga harus menjadi simbol profesionalisme, integritas, dan inovasi yang membanggakan Indonesia di tingkat global.
Kini, tantangan terbesar bukan sekadar mempertahankan apa yang telah ada, melainkan menciptakan lompatan baru. Publik menunggu karya nyata, bukan sekadar rutinitas.
Saat ini Publik menunggu terobosan, bukan hanya pergantian kepemimpinan. Dan dari sanalah ukuran keberhasilan manajemen baru IDSurvey sesungguhnya akan dinilai.**
*Oleh : Sayed Junaidi Rizaldi*
Ketua Umum Gerakan Indonesia Gemilang.
