LensaKita.co.id — Pihak sekolah SDN 034 Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, terlibat dalam dugaan pengadaan seragam sekolah dan juga bisnis LKS terselubung dengan pihak distributor.
Terlihat, pihak sekolah kebal hukum dan tidak peduli dengan aturan Dinas Pendidikan Provinsi Riau maupun pihak Disdik Kabupaten Kampar. Kini, orang tua harus mengeluarkan uang baju satu juta lebih, kemudian ditambah beli lks yang selangit.
Pantauan awak media, pihak sekolah melakukan pungutan uang baju dan juga mengukur seragam murid di sekolah. Adapun modus mereka dalam menjalan bisnis lks dengan cara lama, guru diberikan suatu produk seperti di SDN 034 adalah produk mandiri .
Dan dalam grup orang tua guru itu suruh mencari buku lks itu. Dan modus mereka yakni buku itu sudah disiapkan pihak distributor di rumahnya dan sudah di peketkan.
Harga perbukitan Rp15 ribu, tentu saja buku itu memberatkan jika ada 10 mapel, tentu orangtua yang sudah terbeban jutaan kini harus berhadapan dengan lks.
Terkait dengan hal ini, pihak orangtua berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar jangan hanya bisa membuat surat Edaran, tapi tidak ada tindakan, sehingga prilaku tutup mata Disdik ini sangat menyengsarakan orangtua.
Sampai berita ini di tayangan kepala sekolah belum bisa di jumpai atau alias di merepon temuan awak media. Diduga kepsek elergi dengan awak media lensa kita.co.id.***
