Merasa Kebijakan Tak Rasional,Mahasiswa Unilak Demo Rektor

oleh -0 Dilihat
oleh

Ratusan mahasiswa Universitas Lancang Kuning melakukan melakukan demonstrasi pada pihak Kampus.Mereka menuntut agar adanya transparansi dan keterbukaan dari pihak Kampus terutama pihak Rektor.Menurut mereka banyak kebijakan Rektor Universitas Lancang Kuning yang terkesan aneh dan ganjil.Mereka merasa bahwa Rektor Universitas Lancang Kuning tidak transparan dan terkesan cuma mencari keuntungan pribadi dan kelompoknya.

Selama ini mahasiswa merasa aneh dalam berbagai kebijakan Rektor.Diantara keanehan tersebut adalah penunjukan kembali Vendor yang telah gagal dalam melaksanakan pembangunan di Universitas Lancang Kuning.Selain itu mereka juga mempertanyakan soal biaya wisuda dan juga penggunaan Toga yang tak sesuai standar Uniform.Selain kebijakan diatas, mahasiswa juga mempertanyakan alasan kenaikan biaya SPP pada tahun 2025.

Tuntutan tuntutan para mahasiswa ini disampaikan langsung dalam selembaran yang dibawa para mahasiswa.Dalam kertas tersebut terpampang jelas tuntutan yang ingin disampaikan Mahasiswa, diantaranya :

1. Mendesak rektor Universitas lancang kuning untuk membuka secara jelas dan rinci terkait anggaran pembangunan turap yang telah beberapa kali mengalami kerusakan/kerobohan, kami perwakilan mahasiswa Universitas lancang kuning meminta audit terbuka terhadap proyek tersebut dan juga menjelaskan kenapa tetap menggunakan vendor yang sama meskipun terjadi kegagalan berulang

2. Meminta pertanggungjawaban rektor Universitas lancang kuning atas kualitas pembangunan yang dinilai tidak sesuai standar, serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pihak pelaksana proyek dan jaminan tidak adanya praktik yang merugikan mahasiswa maupun institusi

3. Kami meminta dan menuntut rektor Universitas lancang kuning agar transparansi terhadap biaya wisuda dan baju toga, dan kami juga mendesak Universitas lancang kuning untuk membuka rincian biaya wisuda secara detail dan akuntabel serta memberikan penjelasan dasar penetapan harga baju toga wisuda yang menjadi keluhan mahasiswa yang akan melaksanakan wisuda dan kami menduga adanya ketidak sesuai standar uniform yang disediakan rektor.

4. Kami perwakilan mahasiswa Universitas lancang kuning menuntut dan meminta penjelasan kenaikan uang SPP tahun 2025 dan memberikan penjelasan resmi dan terbuka terkait dasar kebijakan kenaikan uang SPP yang signifikan tersebut.

5. Mendesak rektor Universitas lancang kuning untuk menjelaskan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kebijakan khususnya yang berkaitan dengan keuangan dan fasilitas kampus.

6. Kami juga mendesak rektor untuk memberikan penjelasan terbuka terkait pembangunan kelas serbaguna yang menelan anggaran lebih kurang 10 miliar, dengan membuka rincian anggaran secara detail dan akuntabel di mana kami menduga proyek tersebut kurang perencanaan dan kami meminta rektor memperjelas proses penunjukan/vendor yang mengerjakan proyek tersebut klarifikasi alasan penggunaan vendor yang sama seperti yang bermasalah dan rektor juga harus menjamin kualitas pembangunan sesuai dengan nilai anggaran yang dikeluarkan.

Selain menyampaikan pendapatnya para mahasiswa ini juga mendesak pihak kampus untuk bisa memenuhi tuntutan tersebut.Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi para mahasiswa yang akan melaksanakan wisuda akan membakar Toga mereka di depan Kampus.Tuntutan ini paling lambat harus dilakukan pada tanggal 30 April 2026.Menurut para mahasiswa apa yang mereka lakukan sebagai bentuk kecintaan mereka pada Universitas Lancang Kuning.