Prabowo sedang bangun ulang Indonesia

oleh -0 Dilihat
oleh

LensaKita.co.id — Narasi positif pemerintahan Prabowo Subianto menjadi semakin legitimate jika dilihat dari keberanian mendorong program-program strategis yang langsung menyentuh fondasi negara: manusia, ekonomi rakyat, dan kedaulatan sumber daya.

*Pertama, Makan Bergizi Gratis (MBG)* bukan sekadar program bantuan, melainkan investasi peradaban. Negara hadir memastikan generasi masa depan tumbuh sehat, cerdas, dan kompetitif. Ini adalah langkah konkret memutus rantai stunting dan ketimpangan gizi—masalah laten yang selama ini kerap diabaikan. Dalam jangka panjang, MBG adalah strategi membangun kualitas SDM, bukan sekadar kebijakan populis jangka pendek.

*Kedua, Danantara* mencerminkan arah baru pengelolaan ekonomi nasional yang lebih berani dan terintegrasi. Gagasan ini menempatkan negara sebagai aktor strategis dalam mengonsolidasikan kekuatan ekonomi, bukan hanya regulator pasif.

Dengan pendekatan ini, Indonesia tidak sekadar menjadi pasar, tetapi pemain aktif yang mampu mengelola dan mengoptimalkan aset nasional untuk kepentingan rakyat.

*Ketiga, Kopdes (Koperasi Desa)* menjadi simbol kebangkitan ekonomi berbasis rakyat. Di tengah dominasi ekonomi besar dan korporasi, penguatan koperasi desa adalah upaya mengembalikan keseimbangan. Ini bukan nostalgia ekonomi lama, tetapi revitalisasi konsep gotong royong dalam bentuk yang lebih modern dan produktif—memberdayakan desa sebagai pusat pertumbuhan, bukan sekadar objek pembangunan.

*Keempat, ketahanan pangan dan energi* adalah inti dari kedaulatan negara. Pemerintahan Prabowo tidak menunggu krisis datang, tetapi melakukan antisipasi melalui percepatan swasembada pangan dan menjaga stabilitas energi.

Dalam konteks global yang penuh ketidakpastian, langkah ini menunjukkan visi strategis: Indonesia harus mampu berdiri di atas kaki sendiri, tanpa bergantung pada dinamika eksternal.

Jika dirangkai, keempat program ini bukan kebijakan yang berdiri sendiri, melainkan satu arsitektur besar: memperkuat manusia (MBG), memperkuat ekonomi nasional (Danantara), memperkuat basis rakyat (Kopdes), dan memperkuat kedaulatan (pangan dan energi).

Inilah yang membuat pemerintahan Prabowo tidak hanya terlihat bekerja, tetapi sedang membangun ulang arah pembangunan Indonesia—lebih mandiri, lebih berdaulat, dan lebih berorientasi pada kepentingan jangka panjang bangsa.

 

 

Sumber : *Sayed Junaidi Rizaldi
– Ketua Umum Ikatan Alumni UPN Veteran Jakarta
– Ketua Umum Rembuk Nasional Aktifis 98

Eman Melayu