Teror Terhadap Aktivis Harus Diusut Tuntas

oleh -0 Dilihat
oleh

LensaKita.co.id — Peristiwa penyiraman air keras terhadap aktivis HAM Andrie Yunus merupakan tindakan kekerasan yang tidak bisa ditoleransi dalam negara hukum. Dan tindakan tersebut wajib kita kutuk dan prihatin pada korban.

Serangan brutal seperti ini bukan hanya melukai korban secara fisik, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran publik terhadap keamanan para aktivis dan masyarakat sipil yang aktif menyuarakan berbagai isu publik.

Sebagai Wakil Koordinator di Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus dikenal aktif dalam advokasi berbagai persoalan hak asasi manusia. Karena itu, kejadian ini wajar menimbulkan perhatian luas dari masyarakat, organisasi sipil, dan kalangan pemerhati demokrasi.

Namun dalam situasi seperti ini, penting bagi semua pihak untuk tetap bersikap hati-hati dan objektif. Spekulasi yang terburu-buru—termasuk menuduh pihak tertentu tanpa bukti—justru dapat memperkeruh suasana dan mengaburkan proses penegakan hukum.

Yang paling penting saat ini adalah memastikan aparat penegak hukum, khususnya Kepolisian Negara Republik Indonesia, dapat bekerja secara profesional untuk mengungkap kasus ini secara terang benderang.

Ada beberapa langkah yang diharapkan publik dari kepolisian:

Pertama, melakukan penyelidikan secara cepat dan menyeluruh untuk mengidentifikasi pelaku serta motif di balik serangan tersebut.

Kedua, memanfaatkan seluruh perangkat investigasi modern—mulai dari rekaman CCTV, keterangan saksi, hingga analisis forensik—agar proses pengungkapan kasus berjalan akurat.

Ketiga, menyampaikan perkembangan penyelidikan secara transparan kepada masyarakat sehingga kepercayaan publik terhadap proses hukum tetap terjaga.

Kasus kekerasan seperti ini harus menjadi perhatian serius, karena keamanan setiap warga negara—termasuk aktivis—merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi.

Mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus bukan hanya soal menegakkan hukum terhadap pelaku, tetapi juga soal memastikan bahwa tidak ada ruang bagi kekerasan dan intimidasi dalam kehidupan publik.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Presiden Prabowo Subianto bahkan telah memerintahkan aparat penegak hukum untuk menangani kasus tersebut secara serius, profesional, dan transparan.

Arahan tersebut disampaikan langsung kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo agar proses penyelidikan dapat berjalan secara menyeluruh hingga pelaku berhasil diungkap dan dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.

Masyarakat tentu berharap kasus ini dapat diungkap secara jelas, sehingga keadilan bagi korban dapat ditegakkan dan rasa aman di tengah masyarakat tetap terjaga.**

 

 

 

Eman Melayu

Sumber : *Sayed Junaidi Rizaldi
Ketua Umum Gerakan Indonesia Gemilang