*Prabowo ternyata Gentleman*

oleh -2 Dilihat
oleh

LensaKita.co.id — Pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang masih adanya pejabat dan birokrat yang kinerjanya mengecewakan saat meresmikan Jembatan Bailey dan Jembatan Armco di Aceh, Senin (9/3/2026) sebagaimana dikutip dari kompas.com (9/3/2026).

Pernyataan Presiden ini justru dapat dibaca sebagai sikap kepemimpinan yang jujur, realistis, dan berani melakukan koreksi dari dalam pemerintahan.

Seorang pemimpin yang kuat bukanlah pemimpin yang menutup mata terhadap kelemahan birokrasi, tetapi yang berani mengakui masalah secara terbuka dan mendorong perbaikan.

Ketika Presiden Prabowo menyampaikan bahwa masih ada kendala, kesulitan, dan kekurangan, pesan yang ingin disampaikan sebenarnya jelas: pemerintahan tidak boleh berpuas diri dan harus terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada rakyat.

Pernyataan tersebut juga bisa menjadi sinyal kuat bagi seluruh aparatur negara bahwa era kerja biasa-biasa saja sudah selesai. Ke depan, birokrasi dituntut bekerja lebih profesional, responsif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Kritik dari Presiden bukan untuk menjatuhkan aparat negara, melainkan untuk membangun budaya kinerja yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.

Di sisi lain, sikap terbuka seperti ini menunjukkan komitmen Presiden untuk melakukan pembenahan sistemik. Indonesia adalah negara besar dengan birokrasi yang kompleks. Reformasi tidak bisa terjadi dalam semalam, tetapi harus dimulai dari keberanian mengakui masalah dan kemauan politik untuk memperbaikinya.

Karena itu, pernyataan Presiden Prabowo seharusnya dilihat sebagai ajakan kepada seluruh elemen bangsa—khususnya aparatur pemerintahan—untuk bekerja lebih keras, lebih bersih, dan lebih efektif demi mempercepat kemajuan Indonesia.

Pada akhirnya, keberhasilan pemerintahan bukan hanya ditentukan oleh Presiden, tetapi oleh seluruh jajaran birokrasi yang menjalankan kebijakan di lapangan. Ketika Presiden sudah memberi sinyal evaluasi yang tegas, maka momentum ini harus menjadi titik balik bagi lahirnya birokrasi yang lebih kuat, profesional, dan benar-benar melayani rakyat.**

 

 

Sumber : *Sayed Junaidi Rizaldi
Ketua Umum Gerakan Indonesia Gemilang