Lensakita.co.id, – Kepedulian dan semangat gotong royong kembali ditunjukkan personel Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0301/Pekanbaru. Di sela-sela kegiatan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga, anggota Satgas secara mandiri memperbaiki angkong (gerobak dorong) yang rusak agar pekerjaan tetap berjalan lancar. Kegiatan tersebut berlangsung di wilayah Kelurahan Tuah Negeri Kecamatan Tenayan Raya kota Pekanbaru. Senin, 23 Februari 2026.
Angkong yang menjadi alat utama untuk mengangkut pasir, semen, dan material bangunan mengalami kerusakan pada bagian roda dan rangka. Tanpa menunggu bantuan dari luar, beberapa personel Satgas langsung bergerak memperbaikinya dengan peralatan seadanya. Aksi sederhana ini menjadi bukti bahwa keterbatasan tidak pernah menjadi penghalang bagi semangat pengabdian prajurit TNI di lapangan.
Salah seorang anggota Satgas TMMD, Sertu Dedi, mengatakan bahwa angkong merupakan “teman setia” dalam pekerjaan pembangunan RTLH. “Kalau alatnya rusak, pekerjaan pasti terhambat. Jadi kami perbaiki bersama-sama supaya pembangunan RTLH warga tetap berjalan sesuai target,” ujarnya.
Warga setempat yang menyaksikan perbaikan tersebut mengaku terharu. Menurut mereka, kehadiran Satgas TMMD bukan hanya membawa bantuan tenaga, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan. “Kami melihat langsung bapak-bapak TNI tidak pernah mengeluh. Alat rusak pun diperbaiki sendiri. Ini contoh nyata kerja ikhlas,” tutur seorang warga.
Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 0301/Pekanbaru Kolonel Inf Ikhsanuddin, S.Sos., M.M., melalui Dan SSK Lettu Kav Heri Kurniawan menyampaikan bahwa apa yang dilakukan personel Satgas TMMD merupakan cerminan nilai dasar prajurit TNI yang pantang menyerah, kreatif, dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Perbaikan angkong yang rusak ini memang terlihat sederhana, namun maknanya sangat besar. Ini menunjukkan bahwa prajurit TNI tidak hanya hadir untuk membangun fisik semata, tetapi juga siap mencari solusi di tengah keterbatasan demi memastikan program TMMD berjalan tepat waktu dan tepat sasaran,” ujar Dan SSK.
Ia menegaskan bahwa Satgas TMMD ke-127 akan terus menjaga semangat gotong royong bersama warga selama pelaksanaan pembangunan RTLH di Kecamatan Tenayan Raya. Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberi manfaat secara fisik, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan, kepedulian, dan kepercayaan antara TNI dan rakyat.
“TMMD adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Setiap kendala di lapangan akan kami hadapi bersama dengan semangat kebersamaan, karena keberhasilan TMMD adalah keberhasilan kita semua,” tutupnya.
Post Views: 39
Wujud Kepedulian TNI, Tim Penyuluh Mabes TNI Bantu Warga Terdampak Karhutla di Rumbai Barat
BULOG dan Bapanas Akselerasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk 619.290 Penerima di Provinsi Riau Pekanbaru, 17 September 2026 – Perum BULOG bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus mengakselerasi penyaluran Bantuan Pangan Beras alokasi Juli–September 2026 di Provinsi Riau sebagai bagian dari percepatan pelaksanaan kebijakan pemerintah dalam menjaga akses pangan masyarakat. Akselerasi Penyaluran bantuan pangan ini di lakukan langsung oleh Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. bersama Direktur Utama Perum BULOG Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., didampingi Pemimpin Wilayah BULOG Riau dan Kepri Dani Satrio di Kantor Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. Kegiatan turut dihadiri Plt. Gubernur Riau, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Kapolda Riau dan Jajaran Bapanas. Kehadiran langsung pemerintah dalam proses penyaluran ini menegaskan komitmen untuk memastikan distribusi Bantuan Pangan Beras berjalan cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Provinsi Riau. Pada alokasi Juli–September 2026, Bantuan Pangan Beras di Provinsi Riau diperuntukkan bagi 619.290 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dengan total kuantum 18.578.700 kilogram beras. Khusus Kota Pekanbaru, bantuan dialokasikan kepada 60.478 PBP dengan total 1.814.340 kilogram. Sementara itu, Kecamatan Marpoyan Damai memiliki 8.313 PBP dengan kuantum 249.390 kilogram, termasuk Kelurahan Tangkerang Tengah sebanyak 2.512 PBP dengan kuantum 75.360 kilogram beras. Dari sisi realisasi, penyaluran Bantuan Pangan Beras Kota Pekanbaru alokasi Februari–Maret 2026 telah mencapai 100 persen, sedangkan alokasi Juli–September 2026 telah terealisasi 50 persen per 16 September 2026. Penyaluran Juli–September terus diakselerasi oleh BULOG bersama Bapanas dan pemerintah daerah karena program bantuan pangan akan dilanjutkan untuk alokasi Oktober–Desember 2026 sebagai bagian dari kebijakan pemerintah dalam memperkuat perlindungan dan akses pangan masyarakat. Arahan tersebut merupakan bagian dari kebijakan Presiden untuk melanjutkan bantuan pangan beras hingga akhir 2026. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. menyampaikan bahwa Bantuan Pangan Beras merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kami hadir untuk menjalankan penugasan pemerintah dalam menyalurkan Bantuan Pangan Beras kepada masyarakat. Atas perintah Bapak Presiden, bantuan pangan disalurkan ke seluruh Indonesia untuk 33,4 juta penerima, termasuk di Provinsi Riau sebanyak 619 ribu penerima. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat Indonesia, dan BULOG siap memastikan bantuan tersebut tersalurkan dengan baik kepada masyarakat yang berhak menerima” ujar Amran. Direktur Utama Perum BULOG Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. menegaskan bahwa BULOG siap menjalankan penugasan pemerintah dalam penyaluran Bantuan Pangan Beras kepada masyarakat di seluruh Indonesia. “Bapak dan Ibu, saudara-saudara sekalian, bantuan pangan ini merupakan bantuan dari Bapak Presiden Republik Indonesia yang disalurkan kepada masyarakat, khususnya keluarga yang berada pada desil 1 sampai dengan desil 4. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Oleh karena itu, bantuan pangan ini terus disalurkan agar dapat diterima dan memberikan manfaat bagi keluarga yang membutuhkan,” ujar Rizal. Selain penyaluran Bantuan Pangan Beras, rangkaian kegiatan di Provinsi Riau juga diisi dengan Kuliah Umum di Universitas Muhammadiyah Riau serta penanaman pohon kelapa, nenas, dan jagung sebagai bagian dari upaya mendorong penguatan produksi dan ketahanan pangan dalam negeri. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan ekosistem pangan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan produksi hingga memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat. Melalui kolaborasi Bapanas dan BULOG, pemerintah terus memastikan penyaluran Bantuan Pangan Beras berjalan optimal sekaligus mempersiapkan keberlanjutan program hingga akhir tahun. BULOG berkomitmen menjaga ketersediaan stok, kualitas beras, dan kelancaran distribusi sebagai bagian dari upaya mendukung kebijakan pangan pemerintah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bersihkan Sungai Tesso dari Tiga Ttitik Penambangan Emas Liar, Polsek Kampar Kiri Musnahkan 12 Unit Rakit