Kondisi Jalan Rusak Parah Kampung Mausuane Petuanan Negeri Maneu Tak Tersentuh Pemerintah

oleh -149 Dilihat
oleh

Kepala Kampung Dusun Mausuane : Simon Mahatakesu

 

LensaKita.co.id —- Kampung Mausuane merupakan petuanan Negeri Maneu yang terdiri dari kurang lebih 20 Kepala Keluarga. Kampung tersebut dijangkau dengan jalan kaki sekitar 14 kilo an dari jalan lintas utama.

Akses jalan yang merupakan akses utama dalam mencapai tujuan dan proses ekonomi yang harusnya begitu lancar, akan tetapi parahnya tidak didukung dengan akses jalan yang memadai.

Kepada wartawan (Jum’at/1/1/2026) dini hari sekira pukul 13:15 WIT, Kepala Dusun Kampung Mausuane Simon Mahatakesu mengatakan akses jalan yang kita lalui dari dalam kampung ke arah kampung Siahari maupun ke Negeri Maneu sangat tidak layak jalannya.

Jadi barang siapa yang bisa masuk di dusun kampung terasing harus orang yang sudah paham kondisi jalannya, karena kalau tidak maka yang bersangkutan jika menggunakan kendaraan baik roda dua, terlebih roda empat tidak akan bisa melaluinya sampai tujuan dengan lancar, harusnya banyak menyesuaikan kondisi jalannya yang begitu parah penuh berlubang, jalannya sempit, berumput, berbukit, dan menyebrangi kali di beberapa titik. Lebih parah lagi yang tidak tersentuh pemerintah setempat dan pusat.

Selanjutnya disaat musim hujan seperti sekarang ini dimana jalanannya licin dan penuh becek, kebanyakan pengendera motor roda dua selalu jatuh dan penuh air setinggi lutut dititik-titik tertentu di sepanjang jalannya.

Kepala Kampung Mausuane, Simon mengaku pernah jalan melintas dengan kendaraan beberapa kali jatuh dikarenakan jalannya yang begitu tidak mendukung.

“Katong (kami) berharap kepada pemerintah daerah kabupaten Maluku Tengah atau Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten pemilihan seram timur kobi khususnya, bahwasanya agar katorang (kita) pung jalan ini diperhatikan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, kepada pemerintahan Negeri Maneu agar akses jalan ke dusun kampung Mausuane ini kiranya diprioritaskan entah melalui musrembang atau program lainnya di Negeri, karena ini penting sekali, bagaimanapun juga kampung dusun ini merupakan bagian dari petuanan Negeri Maneu.

Selain itu juga, masyarakat dikhawatirkan jika ada keperluan penting sifatnya mendadak mengenai warga misalkan sakit harus perlu bantuan medis dan harus konsultasi atau dibawa ke Puskesmas, karena gegara akses jalannya tidak mendukung.

Simon juga menyampaikan rasa kekecewaannya bahwa beta (saya) sudah lelah mengusulkan dimusrembang Negeri terkait akses jalan untuk diprioritaskan ke kampung dusun Mausuane dalam hal ini.

“Sekiranya, tolong katong (kita) jalan yang menuju ke kampung Mausuane ini sangat memperhatinkan sekali jika katong (kita) liat dengan kasat mata sendiri, lai (jadi) beta (saya) selaku atas nama kepala kampung Mausuane mewakili suara masyarakat yang ada di kampung dusun ini agar pemerintah daerah kabupaten atau dewan perwakilan daerah kabupaten pemilihan khususnya, untuk dapat direalisasikan,” tutupnya.**

 

 

Reporter : Ali Hasan