LensaKita.co.id — Kabar kurang sedap menghantam persiapan SEA Games 2025 Thailand yang kini diwarnai kekacauan. Bukan hanya soal bencana banjir besar yang memaksa pemindahan venue 10 cabang olahraga dari Songkhla ke Bangkok,Tetapi drama mundurnya Kamboja dari cabor sepak bola putra sukses bikin situasi makin runyam.
Keputusan tiba-tiba Kamboja untuk menarik diri akibat alasan keamanan dan politik ini memicu efek domino yang sangat merugikan Timnas Indonesia U-22.
Gara-gara Kamboja cabut, wacana pengundian ulang grup mencuat kencang karena komposisi grup menjadi pincang. Padahal, skuad asuhan Indra Sjafri sudah mematangkan strategi khusus untuk menghadapi lawan-lawan di Grup C. Jika kocok ulang benar terjadi, otomatis persiapan taktik yang sudah dibangun bisa buyar.
Di tengah ketidakpastian ini, Indra Sjafri memilih tetap fokus dan telah resmi mengantongi 23 nama pemain final hasil seleksi superketat. Sang pelatih menegaskan target di ruang ganti tetaplah medali emas, bukan perak. Semangat pantang menyerah ini selaras dengan pesan yang dikirimkan Kapten Timnas Senior.
Jay Idzes, Usai Sassuolo ditahan imbang, Bang Jay menyuarakan mentalitas baja lewat media sosialnya untuk terus bertarung sampai detik terakhir, sebuah sinyal positif bagi mental para punggawa Garuda Muda yang akan berlaga.**
Sumber : #TimnasIndonesia #SEAGames2025 #GarudaMuda #IndraSjafri #JayIdzes #SepakBolaIndonesia #TimnasDay#Facebook#taufik
