LensaKita.co.id — Euforia pencarian pelatih baru memang sedang tinggi, apalagi nama Timur Kapadze dari Uzbekistan sempat terlihat di Jakarta dan digadang-gadang jadi calon kuat.
Tapi, di tengah keriuhan itu, pandit senior Coach Justin memberikan “tamparan realita” yang wajib didengar oleh siapapun yang nanti terpilih duduk di kursi panas pelatih Timnas Indonesia.
Coach Justin mengingatkan bahwa melatih Indonesia itu beda level tekanannya.
Meski Kapadze punya rekam jejak bagus membawa Uzbekistan ke Piala Dunia, itu belum jadi jaminan sukses di sini. Justin menyoroti budaya suporter dan media kita yang punya “sumbu pendek”.
Di Indonesia, pelatih dituntut menang terus-menerus. Sedikit saja terpeleset atau kalah, meski lawannya tim kuat, badai kritik dan tagar pemecatan bakal langsung menggema di media sosial.
Menurut Koci, pelatih baru nanti harus punya mental baja.
Lebih lanjut, Ia mencontohkan bagaimana pelatih-pelatih sebelumnya, dari Patrick Kluivert hingga Shin Tae-yong, selalu berada di bawah mikroskop sorotan publik.
Datang ke Indonesia berarti siap berjalan di atas bara api. Ekspektasi publik yang kadang tidak realistis menjadi musuh utama selain lawan di lapangan. Jadi buat pelatih baru nanti: siapkan mentalmu, karena Indonesia bukan tempat untuk pelatih yang berhati lembek.**
#CoachJustin #TimnasIndonesia #TimurKapadze #PSSI #SuporterIndonesia #KritikBola#Garuda Space#facebook
