LensaKita.co.id — Saat ini masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan,terutama Kecamatan Ranah pesisir,sedang dihebohkan oleh kelakuan bejat sepasang oknum guru.
Pasangan bukan muhrim ini diduga telah berbuat asusila.Aksi asusila tak senonoh mereka juga sempat beredar dimasyarakat dalam bentuk sebuah vidio pendek yang bisa pacu adrenalin siapapun yang menonton.Diduga pasangan dalam vidio tersebut adalah Va(guru olahraga dan Su(guru P3k) yang merupakan guru di SDN 022 Nagari Palangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir Selatan, Sumbar
Kelakuan tak bermoral ini memunculkan kekuatiran dimasyarakat soal nasib pendidikan anak anak mereka.Ditengah tengah merosotnya mutu pendidikan generasi penerus,kini muncul prilaku yang mencoreng dunia pendidikan.
Jika guru saja tak malu berbuat tak senonoh bagaimana dengan siswanya, Bak pepatah mengatakan “Guru Kencing Berdiri,Murid Kencing Berlari.Jika ini dibiarkan maka akan bagaimana nasib bangsa ini kedepannya.
Kerisauan ini juga disuarakan oleh salah seorang warga yang tinggal di ranah pesisir berinisial Em.Menurutnya Disdik Pessel tak boleh tinggal diam.Berikan sanksi tegas pada kedua oknum tersebut.Jika dibiarkan maka hal ini bisa mencoreng pendidikan di Ranah pesisir khususnya dan Pessel umumnya,ujar Em.
“Bagaimana nasib bangsa ini.Seorang guru saja tak bisa mengendalikan hawa nafsunya.Bagaimana nanti anak anak bisa mendapatkan pendidikan yang baik jika diajar oleh guru yang tak bermoral.Kelakuan mereka sudah seperti binatang.
“Apalagi Minang kabau adalah negeri yang identik dengan moral tinggi dan agama yang taat.Sanksi yang tegas akan membuat jera atau berpikir seribu kali bagi yang lainnya untuk berbuat hal yang sama.Jika perlu pecat,karena seperti di Aceh pegawai P3K yang tak bermoral bisa kok dipecat,tambahnya.
Jika mengacu pada aturan pemerintah terutama PP No.94 tahun 2021 maka sanksi sangat berat bisa diberikan,baik itu penurunan jabatan sampai pemberhentian dengan tidak hormat.Selain itu jika memang memenuhi unsur perzinahan maka bisa juga disanksi pidana dengan pasal 411 KUHP baru.
Menyikapi kegundahan masyarakat,awak media coba melakukan kebenaran informasi ini pada Koordinator Pendidikan Ranah Pesisir M.Wasil.Menurutnya informasi ini telah ditindaklanjuti.”kami sebagai , sudah intropeksi kedua guru yang diduga melakukan hubungan terlarang tersebut. Dinas pendidikan juga sudah memanggil oknum guru tersebut untuk dimintai keterangan,”ujar M.Wasil.
Setali tiga uang,Disdik Pessel juga cuma memberikan jawab diplomasi saat dikonfirmasi.Disdik Pessel seperti coba cuci tangan pada prilaku anggotanya.Hal ini seperti yang disampaikan oleh Kadisdik Pessel Salim Muhaimin”jika terbukti tindakannya pemberhentian.
Jawaban tegas yang disampaikan seperti cuma angin surga bagi masyarakat, Sebab hingga kini tak ada kejelasan tindakan nyata Disdik Pessel.
Seharusnya jawaban yang diberikan oleh kedua pelaku di Kordik telah mempertegas kebenaran informasi tersebut, Tapi kenapa hingga kini masalah ini seperti ingin di peti es oleh Disdik Pessel.**
Penulis : Team Redaksi
