LensaKita.co.id — Seusai melaksanakan sholat Maghrib, puluhan anak-anak warga kawasan RT 05 RW 03 Jalan Yos Sudarso Gang Saiyo Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai mendatangi kediaman ibu Mila untuk belajar mengaji bersama Satgas TMMD ke 120 Kodim 0301 Pekanbaru.
Membawa Al-Qur’an dan Iqra, anak-anak di lokasi TMMD penuh semangat minta diajari belajar mengaji.
Meskipun dalam keadaan lelah setelah seharian bekerja, namun Satgas TMMD Sertu Fahyu, Pratu Dalimuthe dan Pratu Monte rela menyempatkan diri untuk mengajari anak-anak belajar membaca kitab suci Al quran.
‘Kegiatan ini merupakan salah satu sasaran untuk meningkatkan spiritual anak-anak Kelurahan Meranti Pandak,” ujar Dan SSK TMMD Letda Arh Sumaryono kepada media ini, Rabu malam (22/05/2024).
Dia menuturkan ilmu agama menjadi tiang dasar pendidikan akhlak seorang anak dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran TNI bukan hanya membangun sasaran fisik dan non fisik saja, tetapi ikut dalam mencerdaskan anak-anak dari segi ilmu agama.
“Ilmu agama menjadi pondasi utama dalam membentuk karakter seorang anak sejak dini. Kesadaran itu harus dibentuk sehingga akhlaknya menjadi bagus dan dapat menciptakan pemimpin yang berguna bagi nusa dan bangsa,” terangnya.
Sementara itu orang tua mengetahui hal itu mengaku sangat senang dan bangga kepada kepada Prajurit ini yang sudah mau mengajarkan anak anak belajar ngaji.
“Ternyata TNI selain ahli dalam perang mereka juga pandai mengaji,” ujar ibu Ningsih.
Saat di temui Sertu Fahyu berharap agar anak-anak di lokasi TMMD ini dapat membaca ayat-ayat Al Qur’an dengan benar dan lancar serta lebih memahami agama Islam.
“Bagi saya sendiri mengajar mengaji ini sangat banyak manfaatnya untuk menambah semangat dan ketenangan hati. Selain itu dengan rajin membaca Al Qur’an membuat perilaku semakin baik karena terhindar dari perbuatan buruk dan akhlak akan semakin baik seiring waktu,” tambahnya.
Post Views: 1,698
Resmikan SLB Cahaya Rimbo Panjang, Kapolres Kampar AKBP Boby Dukung Pendidikan Anak Istimewa
BULOG dan Bapanas Akselerasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk 619.290 Penerima di Provinsi Riau Pekanbaru, 17 September 2026 – Perum BULOG bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus mengakselerasi penyaluran Bantuan Pangan Beras alokasi Juli–September 2026 di Provinsi Riau sebagai bagian dari percepatan pelaksanaan kebijakan pemerintah dalam menjaga akses pangan masyarakat. Akselerasi Penyaluran bantuan pangan ini di lakukan langsung oleh Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. bersama Direktur Utama Perum BULOG Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., didampingi Pemimpin Wilayah BULOG Riau dan Kepri Dani Satrio di Kantor Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. Kegiatan turut dihadiri Plt. Gubernur Riau, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Kapolda Riau dan Jajaran Bapanas. Kehadiran langsung pemerintah dalam proses penyaluran ini menegaskan komitmen untuk memastikan distribusi Bantuan Pangan Beras berjalan cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Provinsi Riau. Pada alokasi Juli–September 2026, Bantuan Pangan Beras di Provinsi Riau diperuntukkan bagi 619.290 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dengan total kuantum 18.578.700 kilogram beras. Khusus Kota Pekanbaru, bantuan dialokasikan kepada 60.478 PBP dengan total 1.814.340 kilogram. Sementara itu, Kecamatan Marpoyan Damai memiliki 8.313 PBP dengan kuantum 249.390 kilogram, termasuk Kelurahan Tangkerang Tengah sebanyak 2.512 PBP dengan kuantum 75.360 kilogram beras. Dari sisi realisasi, penyaluran Bantuan Pangan Beras Kota Pekanbaru alokasi Februari–Maret 2026 telah mencapai 100 persen, sedangkan alokasi Juli–September 2026 telah terealisasi 50 persen per 16 September 2026. Penyaluran Juli–September terus diakselerasi oleh BULOG bersama Bapanas dan pemerintah daerah karena program bantuan pangan akan dilanjutkan untuk alokasi Oktober–Desember 2026 sebagai bagian dari kebijakan pemerintah dalam memperkuat perlindungan dan akses pangan masyarakat. Arahan tersebut merupakan bagian dari kebijakan Presiden untuk melanjutkan bantuan pangan beras hingga akhir 2026. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. menyampaikan bahwa Bantuan Pangan Beras merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kami hadir untuk menjalankan penugasan pemerintah dalam menyalurkan Bantuan Pangan Beras kepada masyarakat. Atas perintah Bapak Presiden, bantuan pangan disalurkan ke seluruh Indonesia untuk 33,4 juta penerima, termasuk di Provinsi Riau sebanyak 619 ribu penerima. Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat Indonesia, dan BULOG siap memastikan bantuan tersebut tersalurkan dengan baik kepada masyarakat yang berhak menerima” ujar Amran. Direktur Utama Perum BULOG Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. menegaskan bahwa BULOG siap menjalankan penugasan pemerintah dalam penyaluran Bantuan Pangan Beras kepada masyarakat di seluruh Indonesia. “Bapak dan Ibu, saudara-saudara sekalian, bantuan pangan ini merupakan bantuan dari Bapak Presiden Republik Indonesia yang disalurkan kepada masyarakat, khususnya keluarga yang berada pada desil 1 sampai dengan desil 4. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Oleh karena itu, bantuan pangan ini terus disalurkan agar dapat diterima dan memberikan manfaat bagi keluarga yang membutuhkan,” ujar Rizal. Selain penyaluran Bantuan Pangan Beras, rangkaian kegiatan di Provinsi Riau juga diisi dengan Kuliah Umum di Universitas Muhammadiyah Riau serta penanaman pohon kelapa, nenas, dan jagung sebagai bagian dari upaya mendorong penguatan produksi dan ketahanan pangan dalam negeri. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan ekosistem pangan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan produksi hingga memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat. Melalui kolaborasi Bapanas dan BULOG, pemerintah terus memastikan penyaluran Bantuan Pangan Beras berjalan optimal sekaligus mempersiapkan keberlanjutan program hingga akhir tahun. BULOG berkomitmen menjaga ketersediaan stok, kualitas beras, dan kelancaran distribusi sebagai bagian dari upaya mendukung kebijakan pangan pemerintah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Wujud Kepedulian TNI, Tim Penyuluh Mabes TNI Bantu Warga Terdampak Karhutla di Rumbai Barat