LensaKita.co.id — John Herdman memahami bahwa laga Indonesia kontra Malaysia bukan sekadar pertandingan biasa. Pelatih asal Newcastle itu bahkan membandingkannya dengan Derby Tyne-Wear antara Newcastle dan Sunderland, serta rivalitas Kanada melawan Amerika Serikat yang pernah ia rasakan.
Pesannya kepada pemain jelas, hormati momennya, tetapi jangan bermain karena terbawa suasana. Herdman meminta anak asuhnya memberikan segalanya untuk suporter, sekaligus tetap menghormati Malaysia yang menurutnya memiliki banyak pemain baru dan ancaman nyata.
Menariknya, Emil Audero belum dimainkan saat Indonesia menang 2-0 atas Singapura. Maarten Paes dipercaya sebagai starter, sementara Herdman menyebut tim medis juga sedang mengevaluasi kondisi Emil. Situasi ini membuka kemungkinan adanya perubahan pada laga berikutnya, termasuk Audero menjadi opsi kejutan di bawah mistar saat menghadapi Malaysia—meski keputusan akhir tetap berada di tangan Herdman.
Indonesia dan Malaysia sama-sama mengawali turnamen dengan kemenangan. Garuda menang 2-0 atas Singapura, sedangkan Malaysia menundukkan Bangladesh 3-0. Karena itu, duel di SUGBK pada Senin (28/9) bukan hanya soal rivalitas, tetapi juga perebutan posisi penting di Grup A.
Herdman menilai pertandingan keras melawan Singapura justru menjadi modal karena membuat timnya lebih terasah. Kini ia berharap Indonesia masuk menghadapi Malaysia dengan tempo yang lebih tinggi dan kesiapan yang lebih baik.**
Sumber : Facebook #kabarpemaintimnas #JohnHerdman #EmilAudero #FIFAASEANCup #TimnasIndonesia

