LensaKita.co.id –– Direktur Eksekutif Monas Syndicate, Razikin, mengapresiasi hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang menunjukkan tren kenaikan elektabilitas Partai Amanat Nasional (PAN). Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan keberhasilan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), dalam menjaga konsolidasi partai dan memperkuat daya saing politik PAN di tengah persaingan elektoral yang semakin kompetitif.
“Menjaga tren kenaikan elektabilitas secara bertahap jauh lebih sulit daripada memperoleh lonjakan dukungan sesaat. Karena itu, saya melihat hasil survei ini merupakan buah dari kepemimpinan Zulkifli Hasan yang mampu menjaga soliditas organisasi, menggerakkan mesin partai, serta mempertahankan momentum politik PAN,” ujar Razikin.
Menurut Razikin, di bawah kepemimpinan Zulhas, PAN tidak hanya fokus pada agenda elektoral, tetapi juga memperkuat fungsi partai sebagai penghubung antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah. Pendekatan tersebut membuat PAN tetap relevan di tengah dinamika politik nasional yang terus berubah.
Ia menilai tantangan PAN ke depan adalah menjaga keseimbangan antara merawat basis politik tradisional dan memperluas basis dukungan baru. Basis utama PAN, yakni warga Muhammadiyah, harus tetap menjadi fondasi politik yang dijaga melalui kaderisasi dan komunikasi yang berkelanjutan.
“PAN lahir dari semangat reformasi yang memiliki kedekatan historis dengan Muhammadiyah. Basis ini harus terus dirawat sebagai fondasi politik partai,” katanya.
Di sisi lain, Razikin menilai PAN harus semakin aktif memperluas pengaruhnya kepada kelompok modernis perkotaan, kelas menengah, kalangan profesional, serta generasi muda yang akan menjadi penentu arah politik nasional pada masa mendatang.
“Saya optimistis PAN memiliki instrumen politik yang lengkap untuk melakukan ekspansi konstituen. Selain memiliki organisasi yang semakin solid, PAN juga diperkuat oleh kader-kader muda dan figur publik yang memiliki popularitas tinggi. Modal politik ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi politik sekaligus memperluas jangkauan dukungan masyarakat,” jelasnya.
Razikin berharap tren positif elektabilitas tersebut menjadi energi bagi PAN untuk terus memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kualitas representasi politik, dan memperluas basis dukungan secara berkelanjutan.
“Survei ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras. Jika konsolidasi terus dijaga dan strategi politik dijalankan secara konsisten, saya yakin PAN akan semakin kompetitif dan memiliki posisi yang semakin kuat dalam konfigurasi politik nasional menuju Pemilu 2029,” tutup Razikin.**
